5 Bulan Gaji Tak Dibayar, Tenaga Kontrak di Tana Toraja Kini Diminta Kerja dari Rumah

Sindonews, Joni Lembang ยท Kamis, 14 Mei 2020 - 15:50 WIB
5 Bulan Gaji Tak Dibayar, Tenaga Kontrak di Tana Toraja Kini Diminta Kerja dari Rumah
Ilustrasi ASN. (Foto: Istimewa).

TORAJA, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja membebastugaskan tenaga kontrak selama pandemi virus corona. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat edaran (SE) Bupat No 150/V/2020 per tanggal 2 Mei 2020.

Dalam surat mengenai penyesuaian sistem kerja ASN di tengah pandemi virus corona ini, semua tenaga kontrak di masing-masing organisasi perangkat daerah dibebaskan dari tugas selama wabah Covid-19. Namun tidak bagi mereka yang sudah ditentukan oleh pejabat pembina kepegawaian.

Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara mengatakan, kebijakan ini bukan berarti pemutusan kontrak kerja. Mereka hanya bekerja dari rumah untuk sementara waktu karena mulai diterapkannya pembatasan sosial secara ketat.

"Karena adanya pembatasan guna menghindari kerumunan di lingkungan kantor. Semua tenaga kontrak daerah kembali masuk kantor setelah situasi kembali normal," kata Victor di Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, Kamis (14/5/2020).

Terkait belum dibayarkannya gaji tenaga kontrak daerah, kata dia, pemerintah daerah (pemda) masih merampungkan administrasi untuk membayarkan gaji mereka. Bila seluruh berkas sudah rampung, gaji pasti dibayarkan,

"Kalau seluruh berkas administrasi sudah rampung dan tidak ada lagi yang tercecer, Pemkab segera membayarkan gaji seluruh tenaga kontrak daerah," ujarnya.

Sebelumnya Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi, mengkritik Pemkab Tana Toraja karena belum membayar gaji tenaga kontrak selama lima bulan terakhir. Bahkan, mereka dilarang mengambil atau menerima bantuan sosial.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal