Update Corona di Sulsel 26 Maret Siang: 13 Positif, PDP Melonjak 86 Orang dan ODP 142

Nani Suherni ยท Kamis, 26 Maret 2020 - 13:01 WIB
Update Corona di Sulsel 26 Maret Siang: 13 Positif, PDP Melonjak 86 Orang dan ODP 142
Ilustrasi. (Foto: AFP)

MAKASSAR, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) memperbaharui data kasus virus corona atau Covid-19 hingga Kamis (25/3/2020). Data hingga pukul 10.43 Wita, kasus pasien positif Covid-19 berjumlah 13 orang, sebagaimana data terakhir pada Rabu (24/3/2020).

Berdasarkan data yang dipantau iNews.id di situs Sulsel Tanggap COVID-19 Kamis siang, dari 13 pasien positif corona tersebut, 12 orang di antaranya masih dirawat. Pasien yang dinyatakan sembuh belum ada. Sementara pasien pasien positif corona yang meninggal dunia satu orang, yakni pasien 285 yang meninggal pada 15 Maret lalu.

Sementara itu, data Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menunjukkan peningkatan hari ini. Jumlah ODP total sebanyak 178, dengan rincian saat ini sebanyak 142 dalam pemantauan dan 36 sudah selesai dipantau. Jumlah ODP bertambah 23 orang dari data per Rabu kemarin dengan total 155, yang terdiri atas 119 dalam pemantauan dan 36 selesai pemantauan.

Kemudian, total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 94 orang. Adapun rinciannya, 86 masih dirawat dan 8 sudah sehat dan dipulangkan. Jumlah ini juga melonjak 29 orang dari data Rabu (25/3/2020) dengan total PDP sebanyak 64 orang. Adapun rinciannya, 57 masih dirawat dan 7 sudah sehat dan dipulangkan.

Sementara dua PDP yang dirawat di dua rumah sakit berbeda di Kota Makassar, Sulsel, meninggal dunia. Satu dari pasien meninggal itu memiliki riwayat menghadiri acara keagaaman di Sulawesi Tenggara dan Bogor, Jawa Barat.

Pejabat Wali kota Makassar Iqbal Suaeb mengatakan, satu pasien meninggal itu diketahui pulang umrah dan langsung dirawat di Rumah Sakit Grestelina. Sementara satu PDP lainnya yang meninggal dunia di RS Siloam Makassar. Pasien ini ketahui belum lama menghadiri pertemuan keagamaan yang berlangsung di Sulawesi Tenggara dan Bogor.

"Yang PDP satu ini meninggal pernah punya perjalanan ke Bogor dan Sulteng. Itu ada pertemuan pendeta," ujarnya.

Diketahui, data ODP dan PD tersebut berbasis laporan dari fasilitas kesehatan di Provinsi Sulsel dan telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan. Sementara data kasus terkonfirmasi Covid-19 adalah data yang telah diumumkan secara resmi oleh Kementerian Kesehatan.

Dalam situs Sulsel Tanggap Covid-19 dijelaskan, ODP adalah orang dengan gejala demam di atas 38 derajat celcius atau memiliki riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia. Selain itu, memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit Covid-19 pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

Sementara untuk PDP, orang yang mengalami gejala demam di atas 38 derajat celcius atau memiliki riwayat demam, ISPA, dan pneumonia ringan hingga berat. Kemudian, memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit atau kontak dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam 14 hari terakhir.

Kasus positif corona Indonesia pertama kali diumumkan Presiden Joko Widodo pada Senin (2/3/2020). Saat itu dua warga Depok, Jawa Barat yang merupakan ibu dan anak dinyatakan terjangkit. Keduanya telah menjalani perawatan di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta dan telah sembuh.


Editor : Maria Christina