Ruang Isolasi Pasien Corona di RSUD Daya Makassar Hampir Rampung

iNews.id ยท Kamis, 26 Maret 2020 - 11:30 WIB
Ruang Isolasi Pasien Corona di RSUD Daya Makassar Hampir Rampung
Pj Wali Kota Makasar Iqbal Suhaeb (tengah) didampingi Wakil Direktur Pelayanan Medik, RSU Daya Hasni (kiri) saat meninjau kesiapan ruang isolasi penanganan Covid-19 di RSU Daya Makassar, Sulsel. (Foto: Humas Pemkot Makassar)

MAKASSAR, iNews.id – Persiapan pembuatan ruang isolasi khusus penanganan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), hampir rampung. Ruangan ini diperkirakan bisa digunakan dalam beberapa hari ke depan.

Pejabat Wali Kota Makassar, M Iqbal Suhaeb mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar secara sigap terus mengantisipasi pandemi virus corona. Salah satunya menyiapkan ruang isolasi pada rumah sakit tersebut di lantai empat, kendati belum dinyatakan sebagai rumah sakit rujukan.

“Alhamdulillah, progresnya sangat bagus. Pekerjaannya dipercepat. Mudah-mudahan beberapa hari ke depan sudah bisa digunakan,” kata M Iqbal Suhaeb, dikutip dari Antara, Kamis (26/3/2020).

Dia menjelaskan, RSUD Daya disiapkan untuk menampung orang terpapar korona sebelum dibawa ke rumah sakit rujukan Covid-19. Ini mengingat kapasitas ruang rumah sakit rujukan juga cukup terbatas.

“Selain menyiapkan ruang isolasi, kami tengah mengupayakan kebutuhan lain yang tidak kalah pentingnya, yakni Alat Perlindungan Diri atau APD bagi para tenaga medis,” kata mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel itu.

Sementara Wakil Direktur Pelayanan Medik, RSUD Daya Kota Makassar, Hasni menjelaskan, gedung isolasi tersebut yang tengah disiapkan terpisah dengan gedung lainnya di rumah sakit setempat.

“Jadi seluruh ruangan di lantai empat khusus untuk penanganan pasien Covid-19, baik itu Orang Dengan Pemantauan atau ODP dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maupun yang positif,” katanya.

Sementara untuk protokol penanganan pasien terpapar maupun terinfeksi korona, sudah disiapkan jalur khusus baik keluar maupun masuk pasien. Sebab, akses keduanya nanti akan dipisahkan.

“Akses sudah disiapkan jalur keluar maupun masuk pasien dan jalurnya berbeda dengan pasien umum lainnya. Jadi, betul-betul terpisah. Lift-nya juga disiapkan khusus hanya bisa diakses langsung ke lantai empat, tidak bisa digunakan di lantai lain,” ujar Hasni.

Lalu, untuk pengaturan tempat perawatan pasien di RSUD Daya, akan dibuat jarak khusus dan berbeda dengan pengaturan di ruang perawatan pasien biasa. “Insya Allah, kami melihat pengerjaannya sangat cepat dan segera bisa digunakan untuk mengantisipasi membludaknya pasien Covid-19,” ujarnya.

Sementara berdasarkan pantauan data dari situs covid-19.sulselprov.go.id, Kamis pukul 11.40 Wita, jumlah ODP sebanyak 178 orang. Rinciannya, 142 dalam proses pemantauan dan 32 selesai dipantau.

Selanjutnya, status PDP sebanyak 94 orang. Rinciannya, 86 masih dirawat dan delapan orang dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang. Untuk pasien positif Covid-19 berjumlah 13 orang atau bertambah dari sebelumnya empat orang.


Editor : Maria Christina