Pemetaan Zona Penyebaran Covid-19 di Makassar, Dominan dari Klaster Umrah

Antara, Nani Suherni ยท Senin, 06 April 2020 - 22:15:00 WITA
Pemetaan Zona Penyebaran Covid-19 di Makassar, Dominan dari Klaster Umrah
Pejabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb. (Foto: iNews/Yoel Yusvin)

MAKASSAR, iNews.id – Kota Makassar menjadi daerah dengan kasus pasien positif corona terbanyak di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pun telah memetakan empat zona wilayah yang masuk daerah rawan berdasarkan identifikasi Covid-19, yang meliputi empat kecamatan.

Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, ada empat kecamatan yang paling dominan dalam penyebaran virus corona di Makassar, yakni Kecamatan Rappocini, Panakukang, Manggala, dan Tamalate. Dari tracking atau pelacakan di lokasi tersebut dibagi beberapa klaster seperti klaster umrah terakhir yang pulang melalui tujuh travel dari empat perusahaan yang sudah terlacak.

“Klaster umrah terakhir sangat dominan riwayatnya dari situ,” kata Iqbal Suhaeb yang juga mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel itu, Senin(6/4/2020).

Selanjutnya, klaster pertemuan ibadah di Kabupaten Muna, Raha, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan tracking dari klaster Bogor. Sebab, sudah ada dua kasus meninggal dunia pada klaster tersebut.

Kemudian, klaster Ijtima Zona Asia 2020 di Pakatto, Kabupaten Gowa. Meski demikian pelacakan kontak tidak terlalu besar pada klaster ini.

“Ada beberapa pasien meninggal dunia di klaster Muna ini dan paling dominan, sedangkan Itjima masih dikategorikan kecil,” ujarnya.

Sementara berdasarkan data yang dipantau iNews.id dari situs Info Penanggulangan Covid-19 Kota Makassar, data yang dipublikasikan masih per 5 April 2020 pukul 21.00 Wita. Jumlah pasien positif corona sebanyak 53 orang dengan perincian, 37 orang masih dirawat, 10 orang sembuh dan 6 meninggal dunia.

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 121 orang, dengan rincian 89 orang masih dirawat, 24 orang sudah sehat dan pulang, dan 8 orang meninggal dunia.

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (OPD) sebanyak 376 orang, dengan rincian 326 orang dalam proses pemantauan dan 50 orang sudah selesai pemantauan.

Sementara berdasarkan data yang dipantau iNews.id dari situs Sulsel Tanggap Covid-19, Senin 6 April, pukul 18.06 Wita, di Kota Makassar hingga kini tercatat sebanyak 68 kasus positif corona. Jumlah ODP sebanyak 406 kasus, dan PDP sebanyak 135 kasus.

Jumlah pasien positif corona di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bertambah sebanyak 30 orang per Senin (6/4/2020), sehingga total menjadi 113 orang. Dari data penyebaran virus ini, kasus terbanyak ditemukan di Makassar.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: