Diduga Buka Praktik Prostitusi, 8 Pelayan Warung Remang-Remang di Pinrang Diangkut Satpol PP

Sindonews, Tri Yari Kurniawan ยท Jumat, 14 Februari 2020 - 18:45 WIB
Diduga Buka Praktik Prostitusi, 8 Pelayan Warung Remang-Remang di Pinrang Diangkut Satpol PP
Petugas Satpol PP meminta keterangan seorang wanita pelayan kafe remang-remang di Pinrang. (Foto: iNews/Tri Yari Kurniawan).

PINRANG, iNews.id - Sebanyak delapan wanita pelayan warung remang-remang di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), diamankan petugas Satpol PP. Mereka diduga melakukan praktik prostitusi di wilayah Paleteang.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Pinrang, Hasri Hadi mengatakan, mereka diamankan dalam dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) yang menyasar lokasi esek-esek di Paleteang, Kamis (13/2/2020) malam.

"Kami menggelar operasi pekat bersama dinas sosial. Kegiatan ini merupakan respons atas keluhan masyarakat yang resah dengan warung remang-remang itu," kata Hasri kepada wartawan di Kabupaten Pinrang, Sulsel, Jumat (14/2/2020).

Dia mengatakan, delapan pelayan kafe yang diamankan ini dibawa ke Panti PPSKW Mattiro Deceng Makassar. Mereka akan mendapat pembinaan dan rehabilitasi.

"Tujuannya agar para wanita ini mempunyai keahlian dan tidak lagi terjebak dalam praktik prostitusi," ujar dia.

Sementara itu Kepala Satpol PP Pinrang, Muhadir Muddin mengatakan, operasi pekat pada Kamis malam berlangsung dalam rangka momen hari valentine. Namun kegiatan ini, kata dia, rutin dilakukan untuk menciptakan suasana kondusif masyarakat.

Muhadir mengimbau, pemilik usaha kafe di Pinrang untuk mematuhi peraturan daerah (perda), termasuk aturan soal peredaran dan penjualan minuman keras (miras).

"Satpol PP tidak segan melakukan penyegelan bila menemukan ada kafe yang melanggaran aturan tersebut," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal