Buntut Penangkapan 3 Eks Pentolan FPI, 56 Terduga Teroris di Makassar Diamankan

Antara · Kamis, 06 Mei 2021 - 09:17:00 WITA
Buntut Penangkapan 3 Eks Pentolan FPI, 56 Terduga Teroris di Makassar Diamankan
Dokumentasi polisi bersenjata lengkap mengamankan area saat pengeledahan rumah pelaku bom bunuh diri Gereja Katedral, Jalan Tinumbu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Foto: Antara

MAKASSAR, iNews.id - Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. E. Zulpan,  mengungkapkan, sebanyak 56 terduga teroris berhasil diamankan oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Seluruhnya ditangkap dari hasil pengembangan 3 orang eks pentolan FPI yang telah diamankan Polda Sulsel dan Densus 88.

Densus 88 bersama Polda Sulsel melakukan operasi penangkapan terhadap 3 orang mantan petinggi FPI cabang Makassar, setelah mengantongi bukti ketiganya melakukan pembaiatan untuk mendukung Islamic State atau ISIS. Ketiganya diketahui berinisial AR, MU dan AS.

Menurut Zulpan, Densus 88 bergerak dengan berkordinasi dengan Polda Sulsel, setelah melakukan pendalaman terhadap perkara eks Sekretaris Umum FPI Pusat, Munarman.  Dari penangkapan ketiganya, pihaknya terus bergerak hingga berhasil mengamankan total 56 orang terduga teroris yang diyakini sebagai sel jaringan terorisme di Sulsel.

"Sudah ada 56 orang terduga teroris yang ditangkap Densus 88 selama operasi," kata Zulpan, Rabu (5/5/2021).

Meski demikian, Zulpan tidak menjelaskan secara rinci apa peran 3 orang eks petinggi FPI hingga pihaknya bersama Densus berhasil mengamankan 56 orang terduga teroris. Ketiga eks petinggi FPI itu   ditangkap di rumahnya masing-masing. 

Sebelumnya, Densus 88 turut mengeledah bekas markas FPI Makassar, di Jalan Sungai Limboto, Kecamatan Ujungpandang, pada Selasa (4/5). Zulpan menyebut, penggeledahan tersebut merupakan hasil pengembangan terduga dari jaringan teroris di Villa Mutiara Biru serta bagian dari serangan teror bom bunuh diri pasangan suami istri di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3).

"Beberapa terduga yang ditangkap mengaku dibaiat oleh Munarman. Untuk barang bukti disita, ada empat boks kardus. Para terduga sementara ini sedang menjalani pemeriksaan," ujar pria berpangkat dua bunga melati itu.

Editor : Erwin Sihombing