70 Warga Pinrang Dipantau setelah Satu Warga Positif Korona Pulang Umrah

Sindonews ยท Rabu, 25 Maret 2020 - 14:48 WIB
70 Warga Pinrang Dipantau setelah Satu Warga Positif Korona Pulang Umrah
Bupati Pinrang Irwan Hamid. (Foto: Istimewa)

PINRANG, iNews.id – Pemkab Pinrang memantau kondisi 70 orang warga setelah salah seorang warganya dinyatakan positif corona atau Covid-19. Dari hasil tracking, mereka yang dipantau berangkat dan pulang umrah bersama dengan pasien positif corona.

Rombongan berangkat umrah ke Tanah Suci pada 27 Februari hingga 8 Maret 2020 lalu. Pulang umrah, pasien positif corona dengan kode 557 itu awalnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Warga Kabupaten Pinrang itu kemudian dirujuk dan dirawat intensif di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, lalu dinyatakan positif terinfeksi corona.

“Kami melakukan tracking terhadap jemaah umrah lainnya, yang berangkat dan pulang bersama dengan pasien 557 dari umrah. Ada sekitar 70 orang,” kata Irwan saat menggelar konferensi pers di rumah jabatan bupati, Rabu (25/3/2020).

Para warga tersebut diminta melakukan isolasi mandiri. Selain itu, pemerintah juga memantau travel yang memberangkatkan pasien 557 dan rombongan saat umrah.

“Ke-70 orang tersebut akan berada di bawah pantauan dan pengawasan tim terpadu yang telah dibentuk, melibatkan tim medis, Kepolisian dan TNI,” katanya.

Bupati Pinrang Irwan Hamid mengatakan, penanganan Covid-19 dilakukan sesuai dengan standar yang dikeluarkan WHO, dengan melakukan penyemprotan disinfektan di dalam kota serta tempat- tempat publik. Selain itu, kebijakan terbaru, membatasi sementara aktivitas masyarakat dengan menginstruksikan penutupan sementara kafe dan tempat tempat hiburan lainnya.

Irwan Hamid menambahkan, untuk pelayanan publik tetap berjalan, meski saat ini ASN telah diinstruksikan untuk bekerja melalui rumah masing-masing. Setiap instansi hanya diperkenankan dua orang berkantor setiap hari. “ASN secara bergiliran memberikan pelayanan publik dan dipantau setiap saat,” katanya.

Irwan juga menegaskan, untuk aktivitas pusat perbelanjaan seperti Pasar Sentral Pinrang, sementara hanya akan beroperasi hingga pukul 12.00 Wita. Sementara aktivitas Pasar Sore Kampung Jaya dialihkan pada pagi hari.

“Untuk pertokoan, kita atur jadwalnya dari jam 10 pagi hingga jam empat sore. Kita berlakukan jam malam. Aktivitas malam hari hanya sampai pukul 21.00 Wita. Tujuannya, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Irwan.


Editor : Maria Christina