14 RS Rujukan Covid-19 di Sulsel, Sulbar dan Sultra Terima APD dari BNPB

iNews.id ยท Rabu, 25 Maret 2020 - 15:48 WIB
14 RS Rujukan Covid-19 di Sulsel, Sulbar dan Sultra Terima APD dari BNPB
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka menyerahkan APD untuk 14 rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di wilayah Sulsel, Sulbar, dan Sultra di RS Pelamonia, Makassar, Rabu (25/3/2020). (Foto: Antara)

MAKASSAR, iNews.id – Sebanyak 14 rumah sakit rujukan penanganan pasien terinfeksi virus corona atau Covid-19 di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, menerima Alat Pelindung Diri (APD) dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Total APD yang diserahkan sebanyak 2.000.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka yang menyerahkan APD mengatakan, APD yang merupakan alat kesehatan dan sangat penting digunakan oleh petugas medis itu telah diterima pada Selasa (24/3/2020) sekitar pukul 20.00 WITA dari BNPB. APD akan dibagikan masing-masing ke 11 rumah sakit rujukan di Sulsel, satu rumah sakit di Sulbar dan dua rumah sakit di Sultra.

“Kami langsung didistribusikan hari ini ke rumah sakit rujukan penanganan Covid-19,” kata Pangdam di sela upacara penyerahan APD kepada empat orang perwakilan penerima di Makassar, dikutip dari Antara, Rabu (25/3/2020).

Untuk wilayah Sulsel terdapat 11 RS rujukan, yakni RS TNI AD Pelamonia, RS Polri Bhayangkara, RSUP Wahidin, RS DR Tajuddin, RS Unhas, RS Labuang Baji, RSUD Salewangan Maros, RSU Sinjai, RSU Laki Padada, dan SRT Parepare.

Sementara untuk wilayah Sulbar ditujukan ke RSUD Mamuju dan Wilayah Sultra ada dua RS, yakni RST Kendari dan RSU Bahteramas yang masing-masing menerima dua koli atau 100 APD.

“Bantuan APD ini merupakan tahap pertama dan akan menyusul bantuan berikutnya,” kata Andi Sumangerukka.

Mengenai bantuan APD yang didatangkan khusus dari China, Kepala RS Regional Wahidin Sudirohusodo, Dr dr Khalid Saleh mengatakan bantuan APD ini sangat berarti di tengah langkanya alat-alat kesehatan. Termasuk APD yang diperoleh oleh pihak rumah sakit.

“Alhamdulillah dengan adanya APD ini tentunya sangat membantu kami dalam menjalankan tugas di RS, khususnya dalam menangani orang dalam pengawasan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19,” katanya.


Editor : Maria Christina