get app
inews
Aa Text
Read Next : Tinjau Lokasi Banjir di Pekanbaru, Kapolda Riau Pastikan Kebutuhan dan Keamanan Warga

Rumahkan 157 Tenaga Medis, RS Islam Faisal Makassar Klaim Keuangan Cekak

Jumat, 03 Juli 2020 - 09:50:00 WITA
Rumahkan 157 Tenaga Medis, RS Islam Faisal Makassar Klaim Keuangan Cekak
Aksi demo di RS Islam Faisal Makassar. (Foto: iNews/Yoel Yusvin).

MAKASSAR, iNews.id - Manajemen Rumah Sakit Islam Faisal Makassar mengklaim keuangan sedang cekak selama pandemi Covid-19. Sebab kunjungan pasien berkurang hingga 80 - 90 persen per bulannya.

Humas RS Islam Faisal, Andi Aan Astaman mengatakan, Sebelum pandemi, jumlah pasien mencapai tiga sampai empat ribu per bulan, namun kini hanya berkisar paling banyak 100 orang, bahkan nyaris tidak ada pasien masuk.

"Penurunan pasien antara 80-90 persen sehingga sangat berpengaruh pada pendapatan dan keuangan rumah sakit," kata Aan di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (2/7/2020).

Menurut dia, keputusan merumahkan 157 tenaga kesehatan medis serta teknis ini terpaksa diambil karena dampak Covid-19. Apalagi rumah sakit tersebut bukan sebagai rujukan pasien terinfeksi virus corona.

"Orang pun enggan ke rumah sakit baik swasta maupun milik pemerintah alasannya takut corona," ujar dia.

Sebelumnya, sejumlah tenaga medis di Rumah Sakit Islam Faisal Makassar protes ke manajemen terkait pemotongan gaji hingga 50 persen. Mereka juga dirumahkan karena rumah sakit sepi kunjungan pasien selama pandemi Covid-19.

Koordinator aksi, Ali Aksa mengatakan, ada 157 orang karyawan yang dirumahkan. Mereka berprofesi sebagai tenaga medis, mulai dari perawat, bidan, petugas laboratorium hingga petugas kesehatan lainnya.

"Kami meminta hak kami, serta mediasi dengan pihak yayasan. Karena belum ada kesepakatan antara manajemen dan yayasan rumah sakit terkait kebijakan ini," kata Ali.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut