Sepi Kunjungan Pasien, RS Islam Faisal Makassar Rumahkan 157 Tenaga Medis

Yoel Yusvin ยท Rabu, 01 Juli 2020 - 15:40 WIB
Sepi Kunjungan Pasien, RS Islam Faisal Makassar Rumahkan 157 Tenaga Medis
Karyawan RS Islam Faisal Makassar berunjuk rasa karena pemotongan gaji. (Foto: iNews/Yoel Yusvin).

MAKASSAR, iNews.id - Sebanyak 157 tenaga medis di RS Islam Faisal Makassar dirumahkan. Langkah ini dilakukan karena nyaris tidak ada kunjungan pasien di rumah sakit tersebut selama pandemi Covid-19.

Sebagian dari tenaga medis yang dirumahkan ini kemudian menggelar aksi unjuk rasa di depan RS Islam Faisal, Rabu (1/7/2020). Sebab manajemen rumah sakit tidak membayarkan insentif mereka sepenuhnya.

"Ada 157 karyawan yakni petugas medis yang dirumahkan tanpa adanya komunikasi dengan kami," kata Ketua Serikat Pekerja RS Islam Faisal, Irham Tompo, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu siang.

Dia mengatakan, manajemen rumah sakit juga belum membayar gaji mereka secara penuh atau hanya 50 persen. Padahal sebelum dirumahkan, mereka masih terhitung masuk bekerja selama 10 hari terakhir.

"Itu belum dibayarkan pada bulan ini," ujar dia.

Dia mengatakan, seluruh tenaga medis akan menerima kebijakan rumah sakit, asalkan dikoordinasikan lebih dulu. Para karyawan ini pun paham dengan kondisi pandemi Covid-19 membuat kunjungan pasien sepi.

RS Islam Faisal memang hanya bergantung pada pasien umum selama pandemi Covid-19. Sebab rumah sakit tersebut bukan termasuk fasilitas kesehatan rujukan Covid-19, sehingga nyaris tidak ada pasien yang masuk ke sana.

Para tenaga medis ini berharap pihak rumah sakit bisa mempertimbangkan tuntutan karyawan yang dirumahkan ini. Sementara belum ada konfirmasi dari manajemen RS Islam Faisal menanggapi tuntutan karyawannya.

Tim iNews sudah mencoba untuk meminta tanggapan pihak manajemen rumah sakit. Namun mereka enggan untuk memberikan penjelasan terkait kebijakan merumahkan karyawan dan pemotongan gaji 50 persen.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal