Polisi di Makassar Viral karena Hukuman Mengaji, Polrestabes: Itu Bentuk Sanksi Humanis

Yoel Yusvin ยท Kamis, 23 Januari 2020 - 12:30:00 WITA
Polisi di Makassar Viral karena Hukuman Mengaji, Polrestabes: Itu Bentuk Sanksi Humanis
Polisi viral di Makassar karena memberikan sanksi kepada pelanggar lalu lintas dengan mengaji Alquran. (Foto: iNews/Yoel Yusvin).

MAKASSAR, iNews.id - Aksi polisi lalu lintas yang memberikan hukuman mengaji Alquran kepada pengendara motor tak memakai helm di jalan raya Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dinilai sebagai bentuk sanksi humanis. Meski secara aturan, sebaiknya petugas memberi sanksi tilang.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edhy Supriady, membenarkan adanya anggota polisi lalu lintas yang memakai diskresinya kepada masyarakat selaku pengendara motor.

"Memang sebaiknya ditilang karena tak pakai helm. Tapi karena pelanggar yang bersangkutan memohon untuk tidak diberikan sanksi tersebut, dia pun memberikan keringanan dengan hukuman mengaji Alquran," kata Kompol Edhy saat dikonfirmasi, Kamis (23/1/2020).

BACA JUGA: Viral, Polisi di Makassar Hukum Pengendara Tak Pakai Helm dengan Mengaji

Bila mengacu aturan lalu lintas, pengendara yang mengaku bernama Syamsuddin, telah melanggar pasal 291 ayat 1 Undang-Undang Lalu Lintas No 22 Tahun 2009, dan sanksinya denda sebesar Rp250.000. Namun yang dilakukan polisi atas nama Bripka Jumahir, merupakan tindakan bijak.

Selain itu, dia menegaskan kepada pelanggar bahwa ini peringatan pertama dan terakhir kalinya. Diharapkan pria yang merupakan imam Masjid Nurul Hikmah Markaz Imam Malik, Kecamatan Rappocini itu tak lalai dalam berkendara, seperti lupa atau sengaja tak memakai helm.

"Pengendara yang melanggar itu memang diberhentikan oleh petugas. Lalu dibawa ke dalam pos polisi dan diberikan teguran di sana sebagai bentuk peringatan," ujar dia.

BACA JUGA: Kabar Razia Kafe Remang-Remang Bocor, Satpol PP Pangkep Pulang dengan Tangan Kosong

Sebelumnya, seorang polisi lalu lintas viral di media sosial (medsos) karena memberikan sanksi seorang pengendara motor yang tidak pakai helm dengan hukuman mengaji. Tidak sedikit dari warganet yang memuji tindakan anggota polantas tersebut.

"Jadi ceritanya, dia (pelangar) dari pasar, saat akan pulang ke rumahnya dia tidak sadar sedang tak pakai helm. Ternyata helmnya tertinggal di pasar," kata Bripka Jumahir saat dikonfirmasi.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: