Polisi di Makassar Rapat Kesiapan PSBB Sambil Berjemur

Sindonews, Tri Yari Kurniawan ยท Rabu, 22 April 2020 - 15:55 WITA
Polisi di Makassar Rapat Kesiapan PSBB Sambil Berjemur
Kapolrestabes Makassar memimpin rapat di luar ruangan. (Foto: Istimewa).

MAKASSAR, iNews.id - Kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), resmi diberlakukan pada Jumat (24/4/2020). Jajaran Polrestabes Makassar pun mematangkan kesiapan dengan menggelar rapat teknis, Rabu (22/4/2020).

Uniknya, rapat tersebut berlangsung di ruangan terbuka dipimpin oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono. Personel polisi yang ikut dalam rapat tampak mengatur jarak satu sama lain.

"Sambil berjermur di terik matahari kita melaksanakan rapat terkait PSBB," kata Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edhy Supriady, di Kota Makassar, Sulsel.

Selain Kapolrestabes Makassar, rapat itu juga diikuti oleh Wakapolrestabes AKBP Marsel Suherman serta para pejabat utama dan para Kapolsek jajaran Polrestabes Makassar.

Kapolres Yudhiawan mengatakan, ada sejumlah hal yang dilarang pada pelaksanaan PSBB, di antaranya urusan transportasi. Kendaraan roda dua di antaranya tidak boleh mengangkut penumpang atau berboncengan.

"Termasuk ojek online yang hanya boleh mengantar barang atau makanan," ujar dia.

Dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Makassar pembatasan kegiatan juga dibatasi antara lain larangan kegiatan sosial dan budaya meliputi perkumpulan atau pertemuan politik, olahraga, hiburan, akademik.

Pembatasan kegiatan sekolah dan tempat kerja diliburkan dan semua tempat ibadah ditutup. Sedangkan tempat usaha sebagian masih bisa beroperasi, yakni supermarket, minimarket, pasar, dan toko bahan pangan.

Selain itu aktivitas kebutuhan dasar pembangkit listrik, unit layanan transmisi dan distribusi, toko bangunan, toko ternak pertanian dan penyediaan layanan internet.

Usaha lain atau tempat yang diperbolehkan buka yakni penyiaran dan layanan kabel, distributor bahan bakar minyak, gas, bensin, apotek serta tokoh peralatan medis, rumah sakit, puskesmas.

Kemudian bank, kantor asuransi, ATM, dan layanan sistem pembayaran, layanan ekspedisi barang, media cetak dan elektronik dan layanan pasar modal.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal