Pemkab Tana Toraja Perpanjang Masa Belajar di Rumah hingga 4 Juli

Sindonews, Joni Lembang ยท Minggu, 14 Juni 2020 - 14:36 WIB
Pemkab Tana Toraja Perpanjang Masa Belajar di Rumah hingga 4 Juli
Belajar dari rumah selama corona. (Foto: iNews/Tikno Arie)

TORAJA, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) memperpanjang masa belajar di rumah untuk pelajar. Pelajar yang tetap belajar di rumah mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Perguruan Tinggi di wilayah Tana Toraja.

“Masa belajar di rumah untuk peserta didik pada jenjang PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB dan Perguruan Tinggi kembali diperpanjang hingga tanggal 4 Juli 2020,” kata Koordinator Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Tana Toraja, Berthy Mangontan, Minggu(14/6/2020).

Berthy menambahkan, perpanjangan masa belajar di rumah ini sesuai dengan Surat Edaran Bupati Tana Toraja nomor 175/VI/2020/Setda diterbitkan tanggal 13 Juni 2020 tentang Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Menurutnya, kebijakan Bupati memperpanjang masa belajar di rumah itu dalam rangka peningkatan kewaspadaan dan penanggulangan penyebaran Corona.

“Sehingga, kesehatan lahir dan batin siswa, guru kepala sekolah, dan seluruh warga sekolah menjadi pertimbangan utama dikeluarkannya surat edaran bupati,” kata dia.

Selain masa belajar di rumah diperpanjang, lanjut Berthym ada beberapa poin lainnya tercantum dalam surat edaran Bupati. Diantaranya, selama masa belajar di rumah, satuan pendidikan tetap memantau kegiatan belajar peserta didik di rumah melalui mekanisme daring atau pemantauan jarak jauh.

"Satuan Pendidikan diminta terus menjalin komunikasi secara aktif dengan orang tua atau wali peserta didik untuk memastikan melakukan aktifitas pembelajaran dan atau kegiatan literasi,” katanya.

Sementara itu, dalam rangka penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2020/2021, Bupati melalui surat edarannya meminta agar Dinas Pendidikan segera mempersiapkan mekanisme penerimaan PPDB tahun pelajaran 2020/2021.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto