Pegawai Honorer di Pemprov Sulsel Berubah Status, Ini Besaran Gaji Tenaga Magang

Sindo Weekly, Sindonews, Syachrul Arsyad · Kamis, 20 Februari 2020 - 11:45 WIB
Pegawai Honorer di Pemprov Sulsel Berubah Status, Ini Besaran Gaji Tenaga Magang
Sejumlah honorer di Pemkot Makassar masih mengenakan seragam ASN. (Foto: Sindonews).

MAKASSAR, iNews.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan akan mengubah status honorer menjadi tenaga magang. Namun tidak ada pengaruh signifikan tenaga kontrak tersebut, termasuk besaran gaji mereka.

Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi ASN Badan Kepegawaian Daerah Sulsel, Taufik Akbar mengatakan, gaji tenaga magang sebenarnya dikembalikan lagi ke masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

"Tetap sesuai anggaran di suatu badan atau dinas Pemprov Sulsel," kata Taufik kepada wartawan di Kota Makassar, Sulsel,Kamis (20/2/2020).

Meski begitu, kata dia, besarannya tetap mengacu pada upah minimum provinsi (UMP). Gaji mereka seperti halnya saat status para pegawai ini disebut tenaga honorer.

"Sesuai UMP, tapi ada sebagian lagi disesuaikan dengan kemampuan anggaran masing-masing OPD," ujar dia.

Bila tetap berdasarkan UMP, pada 2020 tercatat upah tahun ini naik 8,51 persen. Bila 2019 lalu Rp2.860.382, di tahun ini UMP Sulsel sebesar Rp 3.103.800, atau naik Rp243.418.

Menurut dia, saat ini BKD Sulsel masih merampungkan validasi data pegawai non-ASN. Selanjutnya ditetapkan atau diberikan surat keterangan tenaga magang berdasarkan usulan dari tiap-tiap OPD.

Usulan OPD tersebut, kata dia, tentu dengan mempertimbangkan evaluasi kinerjanya pada 2019 lalu. Bagi yang berkinerja baik, tentu berpotensi besar untuk dilanjutkan masa kontraknya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal