Pasutri dan Balita Asal Pinrang Jadi Korban Sriwijaya Air, Duka Selimuti Rumah Keluarga 

Ichsan Anshari · Senin, 11 Januari 2021 - 13:31:00 WITA
Pasutri dan Balita Asal Pinrang Jadi Korban Sriwijaya Air, Duka Selimuti Rumah Keluarga 
Suasana di rumah duka penumpang Sriwjaya Air di Pinrang, Sulawesi Selatan, Senin (11/1/2020). (Foto: iNews/Ichsan Anshari)

PINRANG, iNews.id – Pasangan suami istri (pasutri) dan seorang anak asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), turut menjadi korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh saat penerbangan dari Jakarta-Pontianak, Sabtu (9/11/2020). Duka menyelimuti rumah keluarga korban di Kabupaten Pinrang. 

Korban diketahui bernama Supianto, Rusni, beserta sang anak bernama Abida Dania yang masih berusia 2 tahun. Sementara dua anak mereka, Sri Wahyuni dan Asriandi, tidak ikut dalam penerbangan tersebut.

Keduanya tidak menyangka pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang ditumpangi ayah, ibu dan adik mereka akan jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu, 9 Januari lalu. Saat ini, keluarga masih berharap segera mendapat kabar mengenai ketiganya.

Putri korban Sri Wahyuni mengatakan, ayah, ibu dan adiknya bertolak dari Kabupaten Pinrang pada Kamis 7 Januari 2021 lalu lewat Makassar, dengan tujuan Pontianak, Kalimantan Barat. Namun, mereka harus terlebih dahulu transit di Jakarta untuk mengambil hasil rapid test.

“Berangkatnya hari Kamis, dari sini ke Makassar dulu. Mereka mau ke Pontianak, tapi harus ke Jakarta dulu untuk rapid test,” kata Sri Wahyuni, Senin (11/1/2021).

Sri Wahyuni mengaku baru kali ini merasa sangat berat saat orang tuanya hendak ke Pontianak. Dia tidak menyangka apa yang dirasakannya justru berujung duka mendalam.

“Saya ada firasat, waktu mereka mau jalan, saya kemarin itu merasa berat, terlalu berat mau ditinggal. Saya mau menangis terus. Baru kali ini saya merasa begitu,” kata Sri Wahyuni. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2