Mantan Sekretaris PUTR Terima Suap Nurdin Abdullah Rp2,5 Miliar di Taman Macan

Antara · Kamis, 17 Juni 2021 - 21:33:00 WITA
Mantan Sekretaris PUTR Terima Suap Nurdin Abdullah Rp2,5 Miliar di Taman Macan
Sidang kasus OTT penyuapan Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah dengan terdakwa Agung Sucipto, di Makassar, Kamis (17/6/2021). (Foto: Antara)

MAKASSAR, iNews.id - Sekretaris Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Edy Rahmat mengakui menerima uang suap Rp2,5 miliar untuk Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah di Taman Macan Makassar.

Uang itu diterimanya dari terdakwa Agung Sucipto pada Jumat (26/2/2021) sekitar pukul 21.00 WITA.

"Waktu itu, uang yang totalnya Rp2,5 miliar itu saya terima dari Pak Agung Sucipto, di Taman Macan sekitar pukul 21.00 WITA," ujar tersangka kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK Edy Rahmat saat menjadi saksi untuk terdakwa Agung Sucipto di Pengadilan Tipikor Makassar, Kamis (17/6/2021).

Dia mengatakan, uang dengan total Rp2,5 miliar itu berasal dari kontraktor Agung Sucipto sebanyak Rp1,5 miliar, dan Rp1,050 miliar berasal dari kontraktor lainnya Hari Samsuddin.

Edy menjelaskan, penyerahan uang tidak dilakukan di rumah jabatan gubernur, karena khawatir banyaknya kamera pemantau atau CCTV, sehingga memilih tempat penyerahan yang bebas dari kamera maupun suasana keramaian.

"Di rumah jabatan banyak CCTV, sehingga diputuskan di luar saja penyerahannya. Awalnya janjian di RM Nelayan dan saya tiba lebih dulu, kemudian Pak Agung yang mengendarai mobil sedan. Setelah sampai di rumah makan, saya kemudian naik mobil Pak Agung sampai tiba di dekat Taman Macan, sopir Pak Agung pindahkan koper dan ranselnya ke mobilku," katanya.

Edy menerangkan, uang dari Hari Samsuddin yang merupakan pemilik dari perusahaan PT Purnama Karya Nugraha sebanyak Rp1,050 miliar diserahkan ke Agung Sucipto untuk dibantu dalam mendapatkan proyek irigasi di Kabupaten Sinjai.

Sedangkan uang sebanyak Rp1,5 miliar adalah uang tanda terima kasih yang sebelumnya ditagih oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melalui Sekretaris PUTR Edy Rahmat.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2