Longsor di Palopo Sebabkan 9 Rumah Rusak, Akses Palopo ke Toraja Putus

Reza Yunanto ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 07:33 WIB
Longsor di Palopo Sebabkan 9 Rumah Rusak, Akses Palopo ke Toraja Putus
Longsor di Palopo, Sulawesi Selatan. (Foto: BNPB)

PALOPO, iNews.id - Longsor yang terjadi di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (26/6/2020) sore menyebabkan sembilan rumah warga rusak. Longsor juga mengakibatkan akses Jalan Palopo - Tanah Toraja terputus.

"BPBD Kota Palopo melaporkan longsor dipicu oleh hujan intensitas tinggi dan struktur tanah labil," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati melalui keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Sabtu (27/6/2020).

Dia mengatakan, pascainsiden tersebut, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kota Palopo melakukan kaji cepat di lapangan. Tim juga melakukan evakuasi warga terdampak. Tim yang berada di lapangan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan darurat di wilayah itu.

Menurutnya, Kota Palopo merupakan wilayah dengan tingkat risiko sedang hingga tinggi untuk bahaya tanah longsor. Luas wilayah dengan tingkat kerentanan sedang seluas 5.272 hektar. Sedangkan tinggi mencapai 11.994 hektar. Jumlah potensi populasi terpapar akibat bahaya tanah longsor mencapai 5.243 jiwa.

Mengingat kondisi tersebut, masyarakat setempat diharapkan mampu mengidentifikasi potensi ancaman bahaya di sekitar. Pada kondisi hujan dengan intensitas tinggi dan berdurasi lama dapat memicu terjadinya longsor.

"Ini merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan berbasis komunitas menghadapi bahaya longsor atau gerakan tanah," tuturnya.

Dia menambahkan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMG) mengeluarkan peta zona kerentanan gerakan tanah Juni 2020. Berdasarkan peta tersebut, bahwa wilayah Kota Palopo termasuk berpotensi menengah hingga tinggi.


Editor : Reza Yunanto