Gugus Tugas Bantah Hanya Tersisa 2 Dokter di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar

Antara ยท Selasa, 23 Juni 2020 - 12:55 WIB
Gugus Tugas Bantah Hanya Tersisa 2 Dokter di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar
Ilustrasi tenaga medis di ruang isolasi. (Foto: Antara).

MAKASSAR, iNews.id - Kabar hanya ada dua dokter yang tersisa di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar yang siap melayani pasien dipastikan hoaks. Rumah sakit tersebut masih memiliki banyak tenaga medis yang dinyatakan sehat dan bebas dari Covid-19.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulsel, Prof Syafri Kamsul Arif, membantah informasi yang beredar di masyarakat itu. Menurut dia, sebaliknya hanya ada dua dokter yang terkonfirmasi positif corona.

"Terkait hanya tinggal dua dokter itu tidak benar. Mungkin terbalik, yang saat ini memang dua dokter kita yang terkena di IRD (Instalasi Rawat Darurat)," kata Prof Syafri di Kota Makassar, Sulsel, Selasa (23/6/2020).

Mengenai kondisi para tenaga medis yang terpapar virus corona di Sulsel, kata dia, 60 persen dari 70 orang sudah dinyatakan sembuh. Sementara kondisi mereka yang mendapat perawatan intensif, mengalami gejala ringan.

"Jadi tidak ada yang berkembang menjadi keadaan sedang, berat, bahkan kritis," ujar dia.

Dia juga memastikan, penambahan angka 70 orang ini bukan dalam satu waktu, melainkan akumulasi sejak Maret 2020 lalu. Kini masih ada 30-an tenaga kesehatan yang sedang menjalani perawatan.

Lebih lanjut, Prof Syafri menjelaskan, sampai saat ini dari 45 ventilator yang dimiliki RS rujukan Covid-19 di Sulsel, terhitung baru dua ventilator yang terpakai.

Sementara rumah sakit yang bisa merawat pasien dengan menggunakan ventilator, antara lain RSUP Wahidin Sudirohusodo, RS Siloam, RSKD Dadi, RSUD Sayang Rakyat dan RSUD Daya.

"Saat ini yang merawat pasien dengan penggunaan ventilator itu RS Wahidin, Siloam RS Dadi dan RS Sayang Rakyat. Untuk RS Dadi juga ada satu sampai dua orang dan semua sudah melewati fase-fase kritis," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal