Gubernur Sulsel Minta Pangdam Hasanuddin Bangun Barak untuk Pengungsi Luwu Utara

Antara ยท Sabtu, 18 Juli 2020 - 16:05 WITA
Gubernur Sulsel Minta Pangdam Hasanuddin Bangun Barak untuk Pengungsi Luwu Utara
Korban banjir di Luwu Utara mencari keluarga yang hilang di tenda pengungsian. (Foto: iNews/Nasruddin Rubak).

MAKASSAR, iNews.id - Tenda pengungsian korban banjir Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) akan diganti dengan tenda milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD. Tenda pengungsian yang sekarang dipakai pengungsi terbuat dari terpal.

Penggantian tenda pengungsi itu merupakan instruksi langsung dari Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Nurdin meminta bantuan Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka untuk mengganti tenda pengungsi korban banjir Luwu Utara dengan tenda milik TNI AD.

"Pangdam bantu membangun barak untuk pengungsi. Supaya mereka tidak kedinginan," kata Nurdian Abdullah, Sabtu (18/7/2020).

Dari pantauan di lokasi, puluhan tenda berdiri di kebun kelapa sawit yang baru dibuka di Desa Meli, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara. Tenda itu didirkan pada Rabu, 16 Juli 2020.

Melihat langsung kondisi pengungsi yang bertahan di bawah tenda terpal itu menggugah Gubernur HM Nurdin Abdullah untuk mengganti dengan tenda yang lebih baik.

Ratusan orang yang memilih berada di bawah tenda pengungsian itu adalah bagian kecil dari 14.483 orang pengungsi akibat dampak banjir bandang Masamba.

Ny Hawiah dan Ahmad, adalah contoh dua keluarga dari satu rumpun yang memilih bersatu di bawah tenda terpal yang dibangun di sela-sela pohon kelapa sawit berumur dua tahun.

Mereka yang menghuni puluhan tenda di Desa Meli itu adalah bagian dari 39 titik pengungsian korban bencana banjir bandang yang terjadi Senin, 13 Juli 2020.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto