Sementara itu, Kapolsek Turikale Kompol Ridwan Saenong mengatakan, motif penyerangan itu karena pelaku tidak terima istrinya diganggu oleh CH. Pelaku dan korban ini bertetangga.
"Motif CH mengajak istri pelaku (WD) bertemu di Maros, dan istrinya memperlihatkannya isi chatnya ke suami. Pelaku dan korban ini bertetangga," katanya.
Dia mengatakan, penyerangan itu terjadi di Pos PAM. Kebetulan Pos PAM itu berada di dalam kawasan Masjid Al Markaz.
"Aksi yang dilakukan para pelaku ini terjadi karena kebetulan CH berlindung di sana (Pos PAM), dan itu bukan aksi teror," tegasnya.
Editor : Candra Setia Budi
pos keamanan masjid penyerangan pos keamanan di gowa penyerangan pos di gowa penyerangan pos di maros
Artikel Terkait