Aksi tersebut diduga berkaitan dengan aksi balas dendam. Para pelaku mengaku sebelumnya salah seorang rekan mereka menjadi korban pembusuran.
Namun, penyerangan yang dilakukan kelompok tersebut diduga salah sasaran. Polisi masih menyelidiki rangkaian kejadian yang melatarbelakangi aksi penyerangan hingga berujung pembacokan.
Kanit Reskrim Polsek Bajeng Ipda Andi Dedi Permana mengatakan penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat.
"Motifnya kami belum dapat memastikan cuma dari hasil interogasi kami pelaku mengaku melakukan aksi balas dedam terhadap SMK 1 yang di mana mereka sudah terjalin komunikasi di satu titik untuk melakukan tawuran," ujar Ipda Andi.
Keempat pelajar kini masih menjalani pemeriksaan dan pengembangan oleh Tim URC Polsek Bajeng. Polisi juga masih memburu pelaku utama yang diduga membawa senjata tajam dan melakukan pembacokan terhadap korban.
Karena keempat terduga pelaku masih di bawah umur, polisi berencana menyerahkan penanganan mereka ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Gowa sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait