Susul Makassar, Maros Bakal Ikut Terapkan PSBB

Sindonews, Najmi Limonu ยท Selasa, 21 April 2020 - 11:55 WITA
Susul Makassar, Maros Bakal Ikut Terapkan PSBB
Petugas mulai menertibkan pengendara yang masuk di wilayah perbatasan daerah. (Foto: Antara).

MAROS, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Maros akan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) seperti halnya Kota Makassar. Usulan tersebut akan diajukan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) ditujukan ke Menteri Kesehatan.

Sekertaris Daerah (Sekda) Maros, Andi Davied Syamsuddin, membenarkan, sudah siap mengusulkan PSBB merujuk hasil pembahasan bersama usai rapat Tim Gugus Tugas Covid-19 dan Pemkab Maros pada Senin (20/4/2020).

"Tapi lihat kondisi perkembangan dulu. Jika melihat perkembangan sekarang ini, data pasien positif memang di antaranya orang Maros, tetapi tinggalnya bukan di sini, hanya KTP-nya saja," ujar dia, Selasa (21/4/2020).

Terkait waktu pengajuan PSBB, kata dia, masih harus berkoordinasi lebih dulu dengan Pemprov Sulsel. Sebab ada beberapa poin yang harus dipenuhi sebelum mengusulkan PSBB.

Poin-poin tersebut mulai dari tingkat kematian dan sebaran Covid-19. Selain itu baru ada delapan kecamatan yang sudah terjangkit wabah tersebut. 

"Berbeda sama Makassar yang mana hampir secara keseluruhan (terjangkit Covid-19)," ujar dia.

Pemkab Maros, lanjut dia, juga masih harus mendata warganya yang terdampak virus corona. Termasuk mengkaji dampak bila PSBB diterapkan mengingat aktivitas warga akan dibatasi.

"Jangan sampai kita tidak siap memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat secara mendasar. Ya tapi kita akan tetap mengarah ke sana (PSBB)," katanya.

Dia pun mengaku telah membangun Posko PSBB secara bertahap di beberapa titik, baik tingkat kecamatan maupun kelurahan dan desa jika pengusulusan PSBB tersebut diberlakukan. 

"Jadi kami telah menyiapkan titik di tingkat kecamatan/desa. Di antaranya yakni batas Kota Makassar-Maros. Kemudian posko besarnya di Moncongloe, Bantimurung dan Kalibone," ujarnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal