Sungai Meluap, Pengelola Tetapkan Status Siaga Taman Wisata Alam Bantimurung

Sindonews, Najmi Limonu ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 17:10 WIB
Sungai Meluap, Pengelola Tetapkan Status Siaga Taman Wisata Alam Bantimurung
Taman Wisata Alam Bantimurung di Maros. (Foto: Dok iNews).

MAROS, iNews.id - Hujan deras selama beberapa hari terakhir membuat Taman Wisata Alam Bantimurung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), berstatus Siaga. Alasannya, sempat terjadi luapan air di sungai wisata tersebut.

Kepala pengelola objek wisata Bantimurung, Yusriadi Arif mengatakan, hujan deras beberapa hari lalu membuat ketinggian air meningkat hingga beberapa meter di atas sungai.

"Saat ini air telah surut dan kembali normal. Namun masih berstatus Siaga karena hujan deras masih bisa terjadi sewaktu-sewaktu," Yusriadi kepada di Kabupaten Maros, Sulsel, Selasa (14/1/2020).

BACA JUGA: Bangunan Sekolah di Wajo Ambruk akibat Banjir, Siswa Belajar Duduk di Lantai

Meski begitu, dia mengatakan, hal tersebut masih dianggap normal. Karena setiap hujan turun, air akan meluap seperti itu. Hanya saja pengunjung diarahkan untuk tidak dekat-dekat air terjun, apalagi mandi di sana, sebab arus sedang deras.

Menurut dia, setiap harinya pihak pengelola menyiagakan 50 personel gabungan dari Basarnas dan BPBD untuk berjaga-jaga di area wisata tersebut. Tujuannya untuk mengantisipasi wisatawan yang terseret arus karena nekat bermain di aliran sungai.

"Apa lagi saat ini, memang sangat berbahaya. Makanya kita waspada setiap waktu," ujarnya.

BACA JUGA: Jalanan Rawan Banjir di Makassar Akan Ditinggikan hingga 80 Cm

Sementara itu seorang pengunjung, Fahmi mengatakan, dia bersama teman-temannya sengaja berlibur ke Bantimurung karena melihat cuaca dalam dua terakhir ini sudah mulai cerah.

Meski tidak bisa mandi di aliran sungai air terjun, Dia mengaku tetap bisa menikmati suasana alam di objek wisata itu. Saat berkunjung, dia juga mengaku, wisatawan yang datang tidak begitu ramai.

"Meskipun tidak bisa mandi di sungai, yang terpenting kan, suasana alamnya di sini kita masih tetap bisa nikmati. Saya memang suka kalau sepi begini, lebih alami," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal