Suami Tikam Istri di Pangkep hingga Tewas karena Jengkel Mobil Dijual

Wahyu Ruslan ยท Jumat, 17 Januari 2020 - 21:00 WIB
Suami Tikam Istri di Pangkep hingga Tewas karena Jengkel Mobil Dijual
Kasus pembunuhan menggemparkan warga Pangkep, Sulsel. (Foto: ilustrasi)

PANGKEP, iNews.id – Seorang suami di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) tega menganiaya istrinya hingga tewas. Pelaku yang diketahui bernama Andi Arsyad menusuk istrinya, Fatmawati sebanyak 29 kali dengan badik.  

Tak hanya ke istrinya, pelaku juga menikam anak tirinya berusia sembilan tahun hingga harus dirawat di rumah sakit. Belum diketahui motif pembunuhan itu, namun dugaan sementara lantaran pelaku jengkel dan menuduh istrinya menjual mobil tanpa sepengetahuannya. Uang hasil penjualan mobil juga diduga tidak diserahkan ke pelaku.

Diperoleh informasi, peristiwa tragis itu bermula ketika pelaku mendatangi rumah korban di Desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, Kamis (16/1/2020) malam. Antara korban dan pelaku diketahui pisah ranjang sejak beberapa bulan lantaran korban kerap dianiaya pelaku.

Sambil membawa senjata tajam berupa badik, pelaku mencari korban. Melihat kedatangan suaminya, Fatmawati yang ketakutan langsung melarikan diri ke rumah warga. Nahas, dia terjatuh saat dikejar suaminya.

BACA JUGA: Sadis, Suami di Pangkep Tikam Istri hingga Tewas Lalu Bacok Anak 

Tanpa ampun, pelaku menikam tubuh korban secara membabi buta sebanyak 29 kali tusukan hingga korban terkapar di depan pintu rumah tetangganya. Belum puas, pelaku kembali melampiaskan amarahnya dengan menikam anak tirinya hingga korban dirawat di RSUD Pangkepakibat luka tikaman di bagian tangan dan dada kiri saat berada di dekat ibunya.

Kapolres Pangkep, AKBP Ibrahim Aji mengatakan, pelaku sudah ditangkap tidak lama setelah kejadian pembunuhan. Petugas harus melumpuhkan pelaku dengan timah panas lantaran mencoba melawan saat akan ditangkap. “Kita terpaksa beri tindakan tegas ke pelaku karena melawan anggota kami saat akan ditangkap,” katanya, Jumat (17/1/2020).

BACA JUGA: Curiga Istri Selingkuh, Pria di Pangkep Tikam Paman hingga Kritis 

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian milik korban dan senjata tajam berupa badik yang digunakan  pelaku untuk membunuh korban dan melukai anak tirinya.

“Pelaku sudah kita tahan di Mapolres. Kita jerat pasal berlapis yakni, Pasal 340 tentang perencanaan penganiayaan hingga berujung kematian dan Pasal 80 ayat 2 UU Nomor 25/2014  tentang Perlindungan Anak dengan ancaman seumur hidup atau hukuman mati,” katanya.

Keluarga korban, Syarifuddin membantah korban menjual mobil milik pelaku. “Mobil tersebut tidak dijual, tapi disita pihak leasing karena tidak membayar biaya bulanan,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki