Rumah Panggung di Tana Toraja Roboh Timpa Warga, 1 Tewas 5 Luka-Luka

Sindonews, Joni Lembang ยท Selasa, 11 Februari 2020 - 15:45 WIB
Rumah Panggung di Tana Toraja Roboh Timpa Warga, 1 Tewas 5 Luka-Luka
Rumah panggung di Toraja roboh menewas 1 orang warga dan 5 lainnya luka-luka. (Foto: Sindonews).

TORAJA, iNews.id - Rumah panggung di wilayah Rembon, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), roboh menimpa sejumlah warga. Satu orang tewas, dan lima luka-luka dalam insiden kecelakaan tersebut.

Informasi yang dihimpun, puluhan warga yang sedang bergotong-royong mendirikan rumah panggung di Dusun Kiki, Desa To'Pao, Kecamatan Rembon, Selasa (11/2/2020).

"Ada satu warga meninggal dan lima warga luka-luka tertimpa tiang rumah yang rebah saat warga bergotong royong mendirikan rumah panggung," kata Kapolsek Saluputti, AKP Martinus Pararuk, saat meninjau TKP.

Kronologinya, kata dia, sekitar pukul 07.40 WITA, warga mulai bekerja diawali dengan mendirikan tiang rumah dari kayu. Setelah tiang pertama berhasil berdiri, warga kemudian beramai-ramai mengangkat tiang berikutnya.

Diduga tidak kuat menahan beban, tiba-tiba tiang pertama yang sudah berdiri roboh dan langsung menimpa enam warga yang ada di bawahnya hingga menyebabkan korban tewas dan luka-luka.

Warga yang meninggal diketahui bernama Yohanie Kassa (45). Sementara lima warga yang mengalami luka-luka masing masing Arlianus Toding Pairi’ (23), Abdul Hamid Salama (52), Mursalim (35), Umar (35), dan Ittu (60).

"Saat ini masih dalam penyelidikan polisi. Dugaan sementara karena tiang rumah yang berhasil didirikan warga tidak kuat sehingga roboh dan menimpa warga," ujar dia.

Kepala desa To'pao, Imanuel Sambira mengatakan, warga yang meninggal tertimpa tiang rumah saat ini disemayamkan di rumah duka di dusun Kiki, desa To'Pao.

Sementara lima warga yang luka-luka langsung dilarikan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Lakipadada untuk mendapat perawatan medis.

"Pemerintah desa bersama aparat kepolisian sementara memfasilitasi pemilik rumah yang punya hajatan dengan pihak keluarga korban untuk mencari jalan keluar dari kejadian itu," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal