get app
inews
Aa Text
Read Next : Terjaring Razia, Pelaku Balap Liar Dihukum Dorong Motor 5 Km ke Polres Tuban

Ratusan Pemuda Balap Liar di Makassar Kocar-Kacir Digerebek Polisi, 7 Orang Ditangkap

Jumat, 24 April 2026 - 17:21:00 WITA
Ratusan Pemuda Balap Liar di Makassar Kocar-Kacir Digerebek Polisi, 7 Orang Ditangkap
Tim Samapta Polrestabes Makassar menggerebek aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat. (Foto: iNews)

MAKASSAR, iNews.id – Tim Perintis Presisi Sat Samapta Polrestabes Makassar membubarkan paksa aksi balap liar yang meresahkan warga di Jalan Latimojong, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (24/4/2026) dini hari. Selain mengamankan pelaku dan kendaraan, polisi juga menemukan senjata tajam berupa busur panah. 

Aksi ratusan pemuda ini sempat membuat arus lalu lintas lumpuh total lantaran mereka nekat menutup dua ruas jalan utama untuk dijadikan lintasan balap. 

Saat tim patroli tiba di lokasi, ratusan pemuda yang sedang asyik memacu kendaraan langsung kocar-kacir. Ketakutan melihat kehadiran petugas, beberapa di antaranya bahkan nekat meninggalkan sepeda motor mereka begitu saja tergeletak di tengah jalan demi melarikan diri dari sergapan. 

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan tujuh orang pemuda yang diduga kuat terlibat langsung dalam aksi balap liar tersebut. 

"Kami mengamankan sekitar tujuh orang. Mereka ini menutup dua ruas jalan di Latimojong sehingga sangat mengganggu masyarakat dan pengguna jalan," ujar Kasubnit Turjawali Sat Samapta Polrestabes Makassar, Ipda Alam, Jumat (24/4/2026).

Temuan Busur Panah untuk Penyerangan 

Selain menyita tiga unit sepeda motor dan satu unit mobil, polisi juga menemukan barang bukti berbahaya berupa satu buah busur panah. Senjata tersebut sempat dibuang oleh salah satu pelaku saat hendak ditangkap. 

Berdasarkan hasil interogasi sementara, pelaku berdalih membawa busur tersebut untuk menjaga diri. Namun, polisi menduga kuat senjata itu dipersiapkan untuk melakukan aksi penyerangan atau tawuran antarkelompok. 

"Hasil interogasi katanya untuk jaga diri, tapi seperti yang biasa kita lihat, ini siap digunakan untuk melakukan penyerangan," kata Ipda Alam.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut