get app
inews
Aa Text
Read Next : Kabur ke Surabaya, Pemerkosa Mahasiswi Modus Cari Baby Sitter di Makassar Ditangkap

Ditangkap di Surabaya, Begini Siasat Licik Pria Pemerkosa Mahasiswi Kaltara

Senin, 18 Mei 2026 - 18:49:00 WITA
Ditangkap di Surabaya, Begini Siasat Licik Pria Pemerkosa Mahasiswi Kaltara
Pelaku penyekapan dan pemerkosaan mahasiswi di Makassar diamankan polisi usai ditangkap di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Pelaku diduga menggunakan modus lowongan kerja palsu untuk menjebak korban. (Foto: Ist)

MAKASSAR, iNews.id – Pelarian FR (30), pria asal Makassar pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap mahasiswi asal Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) berinisial MA (21), berakhir. Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar meringkus pelaku saat mencoba kabur melalui jalur laut di Pelabuhan Tanjung Perak, Kota Surabaya. 

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menyebutkan penangkapan ini merupakan hasil kerja sama kilat antara Polrestabes Makassar, Polrestabes Surabaya, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. 

"Alhamdulillah, pelaku sudah berhasil ditangkap di Surabaya dan saat ini sedang dalam proses penyidikan intensif," ujar Kombes Pol Arya Perdana, dikutip Senin (18/5/2026). 

Kasus kekerasan seksual tersebut bermula dari unggahan lowongan pekerjaan baby sitter di media sosial yang dibuat pelaku. Korban yang tertarik kemudian mendatangi rumah pelaku di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar pada Jumat (8/5/2026).

Setelah tiba di rumah tersebut, korban diberitahu bahwa pekerjaan sebagai pengasuh anak belum bisa dimulai. Selama menunggu, korban diminta membantu pekerjaan rumah tangga selama sekitar 2 hari.

“Korban datang, lalu diberi tahu bahwa pekerjaannya baru akan dimulai beberapa hari lagi. Selama menunggu, korban dipekerjakan terlebih dahulu di rumah tersebut selama kurang lebih dua hari sebagai pembantu rumah tangga,” kata Arya.

Namun petaka terjadi pada hari ketiga. Pelaku diduga mulai menjalankan aksi bejatnya dengan mengancam korban menggunakan senjata tajam.

“Pada hari ketiga, pelaku masuk ke kamar korban, mengancamnya menggunakan pisau cutter, lalu memperkosanya. Mulut dan mata korban ditutup menggunakan lakban, dan aksi pemerkosaan tersebut dilakukan beberapa kali,” ucapnya.

Tak hanya melakukan kekerasan seksual, pelaku juga diduga mencuri sejumlah barang milik korban sebelum melarikan diri.

“Pelaku ini juga selain memperkosa, dia juga melakukan pencurian uang dan motor serta handphone dari milik korban,” ujar Kapolrestabes.

Seusai kejadian, korban ditinggalkan dalam kondisi tersekap di dalam rumah. Beruntung, korban berhasil meloloskan diri melalui jendela dan segera melapor ke polisi.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap rumah yang digunakan sebagai lokasi penyekapan ternyata sengaja disewa pelaku untuk menjebak korban.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut