Ramadan Sepi, Aduan Pembayaran THR di Makassar Didominasi Industri Perhotelan

Ashari Prawira ยท Selasa, 25 Mei 2021 - 14:05:00 WITA
Ramadan Sepi, Aduan Pembayaran THR di Makassar Didominasi Industri Perhotelan
Ilustrasi industri perhotelan sepi kunjungan saat Ramadan. (Foto: Dok iNews).

MAKASSAR, iNews.id - Sebagian besar laporan aduan tunjangan hari raya (THR) yang diterima Pemerintah Kota Makassar dari karyawan perhotelan. Sebab okupansi industri tersebut diakui sangat rendah selama Ramadan.

Kepala Bidang Promosi dan Pariwisata Dispar Makassar, Muhammad Roem, mengaku tak begitu kaget dengan persoalan tersebut. Menurut dia, wajar bila perhotelan sulit membiayai operasionalnya, termasuk membayar THR.

"Okupansi hotel itu kalau mau dilihat, tingkat huniannya saat Ramadhan kemarin itu rendah. Ini mereka lagi low season," kata Roem di Kota Makassar, Sulsel, Selasa (25/5/2021).

Ketua Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga, membenarkan kondisi tersebut. Masalah ini diperparah dengan pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 lalu, sehingga ada dilematis bagi industri perhotelan.

"Ini memang sangat dilematis, karena (hotel) salah satu industri sangat porak poranda. Hingga sulit mewujudkan kewajiban seperti apa adanya, karena hunian drop," ujarnya.

Saat ini dia mengatakan, okupansi hotel sudah mulai bergerak positif dengan peningkatan rata-rata hingga 28-30 persen, dibandingkan sejak awal tahun lalu hanya mampu mencapai 18-25 persen.

"Dengan hunian 30 persen masih belum bisa berharap banyak untuk memenuhi kewajiban, apalagi harga jual sangat drop," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal