Rafael Batal Lulus Casis Bintara Polri, Anggota DPR Ini Akan Tanya Langsung ke Presiden dan Kapolri

Arther Loupatty ยท Jumat, 30 Juli 2021 - 00:32:00 WITA
Rafael Batal Lulus Casis Bintara Polri, Anggota DPR Ini Akan Tanya Langsung ke Presiden dan Kapolri
Tangkapan layar video viral keluarga calon siswa Bintara Polri yang namanya sempat diumumkan lulus namun hilang dan digantikan orang lain di Minahasa Selatan, Sulut. (Foto: Istimewa)

MANADO, iNews.id - Pembatalan kelulusan Rafael Malalangi sebagai calon siswa (casis) Bintara Polri 2021 turut mendapat perhatian dari anggota DPR Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Utara (Sulut), Hillary Brigitta Lasut. Dia berjanji menghubungi Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mempertanyakan nasib pemuda warga Desa Pinapalangkow, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) itu.

“Mengapa terjadi seperti ini. Apakah ini ada permainan orang dalam atau gimana? Yang pasti saya akan mempertanyakan ini langsung melalui surat kepada Presiden dan Kapolri. Kok bisa jadi begini,” kata Hillary di Manado, Kamis (29/7/2021).

Hillary menilai ada yang aneh dalam proses tersebut. Dia pun mempertanyakan proses dan prosedur pengumuman kelulusan casis Bintara Polri tahun 2021. Seseorang yang sudah dinyatakan lulus, tiba-tiba namanya hilang dari daftar dan digantikan orang lain.

“Kok bisa ya? Sudah diumumkan secara virtual dan lulus seleksi secara nasional, namun beberapa hari kemudian dinyatakan tidak lulus melalui surat. Ini ada apa,” ujar Hillary.

Diketahui, Rafael Malalangi yang mendaftar lewat Polres Minsel salah satu casis Bintara Polri tahun 2021, dinyatakan lulus seleksi secara nasional lewat pengumuman secara virtual oleh panitia. Mendengar hal ini, kedua orang tuanya pun mengadakan ibadah syukur kelulusan anak mereka.

Namun, suasana kegembiraan itu buyar setelah beberapa hari kemudian muncul surat dari Polda Sulut yang menyatakan kalau Rafael Malalangi tidak lulus. Itu sebabnya, mereka pun mengungkapkan aspirasinya melalui anggota DPR Hillary Lasut. Video terkait keresahan pihak keluarga atas kejadian yang menimpa Rafael pun telah viral karena ramai beredar di berbagai platform media sosial.

“Ini nasib orang, orang tuanya dan keluarga sudah melakukan acara syukuran karena memang sudah dinyatakan lulus secara nasional. Mengapa harus berubah? Ironisnya posisi Rafael sudah tergantikan oleh nama orang lain. Mengapa ini harus terjadi di era keterbukaan informasi sekarang. Saya akan berusaha masalah ini tuntas tanpa ada yang dikecawakan,” kata Hillary.

Sementara Polda Sulut telah merespons video viral kisah Rafael. Fakta sebenarnya, menurut Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo, peristiwa ini terjadi karena operator melakukan kesalahan saat menginput data. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2