Program Wisata Covid-19 di Sulsel Dinilai Menghemat Anggaran Rp765 Miliar

Muhammad Arham Hamid, Antara ยท Jumat, 31 Juli 2020 - 13:25 WIB
Program Wisata Covid-19 di Sulsel Dinilai Menghemat Anggaran Rp765 Miliar
Gubernur Nurdin Abdullah memantau rapid test gratis di Makassar. (Foto: Istimewa).

JENEPONTO, iNews.id - Program wisata Covid-19 yang digalakkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dinilai menghemat anggaran hingga Rp765 miliar. Selain itu banyak mantan pasien yang membantu Satgas Penanganan Covid-19 dalam mengedukasi warga.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, program ini juga potensi penularan sekitar 170.000 kasus baru di masyarakat. Sebab warga yang memiliki potensi tertular virus corona langsung dikarantina khusus.

"Anggaran yang dapat dihemat mencapai Rp765 miliar. Untuk penanganan di rumah sakit yang dapat muncul akibat kasus berat dan memerlukan perawatan intensif," kata Nurdin di Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Jumat (31/7/2020).

Menurut dia, program ini juga memajukan UMKM, karena hotel dan jasa katering di Kota Makassar dan sekitarnya tetap beroperasi di masa pandemi Covid-19. Belum lagi efek yang didapat dari wisata ini.

"Sekitar 2.000-an peserta yang menjadi alumni siap untuk menjadi edukator di lingkungan masing-masing," ujar dia.

Sebelumnya Gubernur Nurdin mengklaim kesembuhan pasien Covid-19 Sulsel paling tinggi dari seluruh provinsi se-Indonesia. Selain itu penggunaan anggaran untuk penanganan dan pencegahannya dinilai paling irit.

"Kalau kita lihat dari segi keuangan, kita juga paling irit karena kita tidak hambur-hambur uang untuk beli alat kesehatan," ujarnya.

Menurut dia, hal ini terungkap saat menggelar ratas bersama 24 gubernur se-Indonesia. Hampir semua kepala daerah tersebut mengeluhkan masalah anggaran yang terkuras akibat pandemi virus corona.

"Tapi Sulsel Alhamdulillah kita kelola dengan baik. Pendapatan kita dari tahun lalu justru naik sedikit," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal