Per Januari 2020, Honorer di Pemkot Makassar Tak Boleh Pakai Seragam ASN

Sindonews, Vivi Riski Indriani ยท Senin, 23 Desember 2019 - 12:20:00 WITA
Per Januari 2020, Honorer di Pemkot Makassar Tak Boleh Pakai Seragam ASN
Ilustrasi seragam ASN di kantor pemerintah. (Foto: Dok iNews).

MAKASSAR, iNews.id - Pemerintah Kota Makassar akan menyiapkan seragam khusus untuk pegawai honorer di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Sebab, pakaian khusus aparatur sipil negara (ASN) saat ini dikhususkan untuk pegawai negeri sipil.

Pelaksana tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman mengatakan, hal ini sudah diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) No 77 Tahun 2019, dan mulai diberlakukan per Januari 2020.

"Seragam lama itu untuk ASN. Jadi honorer tidak boleh lagi menggunakan itu, dan Januari semuanya sudah berseragam baru," kata Basri saat dikonfirmasi, Senin (23/12/2019).

Menurut dia, pengadaan pakaian dinas untuk tenaga kontrak akan disiapkan masing-masing dinas atau badan di jajaran Pemerintah Kota Makassar. BKPSDM hanya akan menoleransi masalah anggaran bila OPD belum mendapat pencairan anggaran.

"Memang belum ada sanksi yang disiapkan untuk penerapan ini. Akan tetapi, pihaknya tetap akan mengawasi. Tentu berangsur-angsur penerapannya," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kota Makassar, Andi Bukti Djufri menyampaikan, pengadaan seragam tenaga kontrak tidak tercover APBD 2020. Meski begitu, dia akan menyiapkan seragam khusus itu.

"Kita tidak tahu apakah ini dibebankan ke masing-masing OPD, yang jelas seragam ini tidak anggarkan di 2020, tapi kita akan tetap siapkan," ujarnya.

Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Kota Makassar, Haidil Adha, menegaskan bahwa tidak ada alokasi anggaran untuk pengadaan seragam tenaga kontrak tahun depan.

"Mungkin nanti di APBD perubahan," kata Haidil.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: