Calo CPNS Diamankan di Pinrang, Pasang Tarif Rp50 Juta per Orang

Ichsan Anshari ยท Kamis, 12 Desember 2019 - 12:45 WIB
Calo CPNS Diamankan di Pinrang, Pasang Tarif Rp50 Juta per Orang
Seorang calo yang mengaku dapat menjamin kelulusan tes CPNS diamankan Polres Pinrang, Sulsel, Kamis (12/12/2019). (Foto: iNews/Ichsan Anshari)

PINRANG, iNews.id – Dengan modus dapat meluluskan ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS), seseorang yang diduga calo diamankan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Pelaku mengaku memasang tarif Rp50 juta untuk satu orang.

Pelaku berhasil diamankan Polres Pinrang pada Kamis (12/12/2019). Hamdan alias Dadang dilaporkan oleh tiga korbannya atas dugaan tindak penipuan dengan modus membantu kelulusan di CPNS.

Saat diperiksa, pelaku mengaku menawarkan jaminan kelulusan tes CPNS kepada sejumlah korban. Dia mengatakan memasang tarif Rp50 juta untuk satu orang. Uang itu menurut pelaku tak langsung diserahkan semua di muka.

“Tarif Rp 50 juta per orang, tapi tidak langsung, ada uang muka Rp 10 juta sampai Rp25 juta, jika mereka lulus baru dilunasi,” ucap pelaku saat diperiksa.

Pelaku mengatakan sudah melakukan penipuan terhadap tiga orang sejauh ini. Dari tiga korban itu pelaku mengaku berhasil mengumpulkan uang muka sebesar Rp70 juta. Hal itu didapatkan polisi dari barang bukti kuitansi pembayaran uang muka yang disita.

Kanit Reserse Ekonomi Polres Pinrang Iptu Demianus mengatakan bahwa pelaku merupakan residivis tindak pidana dengan modus yang sama di Sidrap. Pelaku juga diduga sempat menipu polisi dengan mengatakan bahwa dirinya memiliki bos.

“Tapi setelah dicek ternyata tidak ada bos yang dimaksud pelaku di Makassar. Keberadaan kasus ini pertama diketahui akibat laporan warga yang merasa ditipu. Korban sudah menyerahkan uang muka kepada pelaku, tapi ternyata korban tidak lulus ujian pada 2018 kemarin,” kata Demianus.

Setelah terungkapnya kasus ini, polisi mengimbau masyarakat tak mudah terbuai tawaran jaminan kelulusan tes CPNS dengan syarat memberikan sejumlah dana. Polisi masih mendalami adanya kemungkinan pelaku penipuan bermodus calo CPNS yang lain.

Atas perbuatannya itu pelaku diancam dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Pelaku terancam hukuman empat tahun penjara.


Editor : Rizal Bomantama