Penemuan Kerangka Manusia Sudah Berlumut di Taman Nasional Bantimurung Gegerkan Warga

Saharuddin ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 13:30 WIB
Penemuan Kerangka Manusia Sudah Berlumut di Taman Nasional Bantimurung Gegerkan Warga
Evakuasi penemuan kerangka manusia di Pangkep. (Foto: iNews/Saharuddin).

PANGKEP, iNews.id - Penemuan kerangka manusia dalam kondisi sudah berlumut di Taman Nasional Bantimurung - Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggegerkan warga. Mayat yang sudah menjadi tulang belulang itu ditemukan di atas tebing Gunung Batu Karst.

Pantauan iNews, kerangka manusia ini ditemukan terpisah-pisah dan sudah berlumut. Kondisi tulang korban juga lapuk dimakan usia diduga sudah bertahun-tahun di sana.

Evakuasi kerangka manusia ini terpantau sulit. Karena lokasinya berada di atas ketinggian, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga ekstra bagi petugas TNI - Polri beserta warga di sana.

Butuh waktu sekitar 3,5 jam bagi petugas untuk mengevakuasi tulang belulang manusia ini dari kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, tepatnya di Gunung Borong Natua, hingga ke perkampungan warga Dusun Parang Laura, Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa.

Kabag Ops Polres Pangkep, Kompol Andi Muhammad Zakir mengatakan, kerangka manusia ini sudah sejak tiga bulan lalu. Namun baru Selasa (23/6/2020) kemarin dilaporkan.

"Mendapati informasi itu, tim langsung bergerak ke TKP. Saat diperiksa, kerangka tersebut sepertinya sudah bertahun-tahun berada di sana," kata Kompol Andi saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2020).

Selain kerangka tersebut, petugas juga mendapati sejumlah barang bawaan diduga milik korban seperti pakaian, jas hujan, jam tangan, seragam linmas dan korek api. Namun tidak ada identitas korban di sekitar TKP.

"Kami belum mengidentifikasi secara pasti untuk jenis kelaminnya laki-laki atau perempuan," ujar dia.

Saat ini petugas menyosialisasikan ke warga terkait penemuan kerangka manusia ini. Mereka yang merasa pernah kehilangan anggota keluarganya, diminta segera melapor ke polisi.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal