Pemkot Makassar Gandeng IDI Jadikan Protokol Kesehatan Budaya Masyarakat

Muhammad Arham Hamid ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 14:10 WIB
Pemkot Makassar Gandeng IDI Jadikan Protokol Kesehatan Budaya Masyarakat
Penjagaan di salah satu posko perbatasan di Jalan Sultan Alauddin kota Makassar. (Foto: iNews/Yoel Yusvin)

MAKASSAR, iNews.id - Pemerintah Kota Makassar menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memutus mata rantai virus corona. Tujuannya agar protokol kesehatan menjadi budaya masyarakat.

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf mengatakan, sejumlah upaya yang dilakukan antara lain gerakan edukasi masyarakat.

"Konsen kita edukasi. Bagaimana warga bisa memahami seperti apa virus ini dan bagaimana pencegahannya," kata Yusran di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (22/5/2020).

Karena itu, kata dia, Pemkot bersama IDI telah membuat strategi bersama untuk turun langsung ke masyarakat mengedukasi warga. Sementara itu program pemeriksaan rapid test, tetap berjalan.

"IDI tempatnya para tenaga medis. Mereka lebih paham bagaimana semestinya penanganan virus corona ini dapat dilakukan," ujar dia.

Yusran kemudian menyinggung soal tes cepat molekuler atau TCM. Pemeriksaan ini memiliki tingkat keakuratan dan ketepatan waktunya. 

"TCM ini akan sangat membantu memutus penyebaran virus ini," katanya.

Humas IDI Makassar, dr Wachyudin Muchsin mengatakan, tes TCM ini sangat memudahkan tenaga medis untuk mendeteksi warga yang terpapar virus corona.

"Dengan TCM, tenaga medis dapat bekerja lebih optimal dan pemerintah dapat segera bertindak cepat untuk penangananya," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal