Oknum Satpol PP Gowa Pukul Ibu Pemilik Kafe, Jokowi: Jangan Kasar, Ini Memanaskan Suasana

Dita Angga, Herni Amir ยท Sabtu, 17 Juli 2021 - 19:12:00 WITA
Oknum Satpol PP Gowa Pukul Ibu Pemilik Kafe, Jokowi: Jangan Kasar, Ini Memanaskan Suasana
Oknum Satpol PP Gowa memukul ibu hamil pemilik kafe saat razia PPKM Darurat. ((Foto: iNews.id/Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Ulah oknum anggota Satpol PP Gowa yang memukul ibu pemilik kafe dan suaminya saat razia PPKM dikritik keras Presiden Joko Widodo (Jokowi). Aksi pria bernama Mardani kepada Amriana (34) dan Nurhalim (26), itu dinilai malah akan memanaskan suasana.

“Saya kira peristiwa-peristiwa yang ada di Sualwesi Selatan misalnya Satpol PP memukul pemilik warung, apalagi ibu-ibu ini untuk rakyat menjadi memanaskan suasana,” kata Jokowi dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7/2021).

Jokowi menyampaikan hal ini saat membuka rapat terbatass terkait evaluasi PPKM Darurat tanggal 16 Juli 2021 kemarin. Dia pun memperingatkan para aparat untuk tidak bersikap keras dan kasar dalam melakukan penertiban.

“Saya minta kepada polri dan juga mendagri kepada daerah agar jangan keras dan kasar. Tegas dan santun,” ujarnya.

Menurutnya, menegur masyarakat dengan tegas dan santun sambil membagikan beras, akan bisa tersampaikan pesannya.

“Sambil sosialisasi memberikan ajakan-ajakan, sambil bagi beras. Itu mungkin bisa sampai malah pesannya,” tuturnya.

Presiden Jokowi juga mengingatkan agar berhati-hati dalam penurunan mobilitas. Seperti diketahui dalam pelaksanaan PPKM Darurat dilakukan berbagai kebijakan untuk menekan mobilitas. Salah satunya penyekatan.

“Kemudian hati-hati dalam menurunkan mobility indeks mengenai penyekatan dan penanganan terhadap masyarakat, pedagang, PKL, toko,” katanya.

Diketahui, Mardani, oknum Satpol PP Gowa yang menganiaya pasangan suami istri pemilik kafe di Jalan Panciro dicopot dari jabatannya. Sebelumnya, dia juga telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan oleh Polres Gowa.

Tersangka berinisial MR resmi dicopot dari jabatan sebagai Sekretaris Satpol PP. Keputusan ini disampaikan langsung Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

"Setelah melalui pemeriksaan maraton oleh Inspektorat, berdasarkan hasil pemeriksaan yang bersangkutan telah melanggar kedisiplinan ASN. Atas dasar itu, hari ini, Sabtu 17 Juli, yang bersangkutan saya copot dari jabatannya," ujar Adnan, Sabtu (17/7/2021).

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsSulsel di Google News

Bagikan Artikel: