Nelayan di Pangkep Temukan Mayat Bocah 10 Tahun Terjaring Jala Ikan

Sindonews, Muhammad Subhan ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 08:50 WIB
Nelayan di Pangkep Temukan Mayat Bocah 10 Tahun Terjaring Jala Ikan
Ilustrasi korban tewas tenggelam. (Foto: Istimewa).

PANGKEP, iNews.id - Seorang nelayan di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendapati mayat bocah berumur 10 tahun saat mencari ikan. Jasad korban dalam kondisi terjaring jala ikan miliknya.

Korban diketahui bernama Takdir Maulana (10) warga Kampung Palattae, Desa Biringere, Kecamatan Bungoro. Dia sempat dikabarkan hilang oleh keluarga pada Kamis (25/6/2020).

Nelayan yang menemukan jasad korban, Munir (40) mengatakan, awalnya dia sedang melepas jala untuk menangkap ikan. Namun saat ditarik, dia malah menemukan jasad korban ikut terjaring jala.

"Malam (Kamis), sekitar pukul 20.00 WITA," kata Munir, Jumat (26/6/2020).

Kakek korban, Sarakah (82) mengatakan, keluarga sudah mulai khawatir saat korban tak kunjung pulang bermain. Dia bersama kerabat dan keluarga korban pun mencari Takdir ke sungai tempat biasa anak-anak berenang.

"Lalu saya ke sungai mencari cucu saya dan saya hanya mendapatkan sandal sama pakaiannya di bebatuan. Saya kemudian bersama warga mencarinya," ujar dia.

Warga yang mencari korban tak lama mendapat informasi dari warga lainnya bahwa nelayan atas nama Munir mendapati Takdir dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya ditemukan di aliran sungai tersebut.

Kabag Ops Polres Pangkep, Kompol Muh Zakir mengatakan, korban meninggal dipastikan karena tenggelam. Dari hasil pemeriksaan sementara tim medis, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Sehingga ini kita anggap murni kecelakaan," kata Zakir.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal