Musim Pancaroba, Warga Makassar Harus Waspadai Covid-19 Disertai DBD

Antara ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 12:55 WIB
Musim Pancaroba, Warga Makassar Harus Waspadai Covid-19 Disertai DBD
Pasien DBD menjalani perawatan intensif di rumah sakit. (Foto: Dok iNews).

MAKASSAR, iNews.id - Warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diminta mewaspadai penularan virus corona disertai penyakit penyerta demam berdarah dengue (DBD). Kondisi ini dinilai akan memperparah kondisi kesehatan pasien.

Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar, dr Wachyudi Muchsin mengatakan, pamdemi Covid-19 saat ini tak kunjung berakhir hingga musim pancaroba saat ini. Pada masa tersebut DBD umumnya mulai mewabah.

"Penyakit penyerta memperburuk perjalanan klinis Covid-19 karena imunnya lebih rendah," kata dr Wachyudi di Kota Makassar, Sulsel, Rabu (24/6/2020).

Menurut dia, DBD merupakan salah satu penyakit penyerta virus corona, begitu juga diabetes, hipertensi maupun penyakit lainnya. Bila pasien Covid-19 turut terinfeksi DBD, bisa menyebabkan risiko kematian.

"Kita harus waspadai betul konteks musim pancaroba, penyakit DBD akan sering kali jadi sangat buruk manakala disertai dengan Covid-19," kata Yudi.

Selain itu, patut diwaspadai pula gejala Covid-19 dapat menyerupai penyakit DBD. Seperti trombosit pasien DBD yang rendah, pegal linu lalu sembuh. Namun sepekan kemudian mengalami panas dan batuk-batuk.

"Lalu saat di-rontgen dan menjalani pemeriksaan, ternyata positif Covid-19," ujar dia.

Karena itu, dia meminta warga waspada selama musim peralihan ini. Selain menjaga imunitas dan menerapkan protokol kesehatan, warga harus melakukan langkah-langkah pencegahan DBD.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal