Makassar Segera Terapkan New Normal tapi Protokol Kesehatan Belum Bisa Dilonggarkan

Muhammad Arham Hamid ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 09:55 WIB
Makassar Segera Terapkan New Normal tapi Protokol Kesehatan Belum Bisa Dilonggarkan
Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin saat rapat bersama Forkopimda Kota Makassar di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Sulsel, Senin (27/7/2020). (Foto: iNews/Leo Muhammad Nur)

MAKASSAR, iNews.id - Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djalamuddin, berencana menerapkan new normal dalam waktu dekat. Sebab angka penularan kasus Covid-19 di daerah tersebut beberapa hari terakhir mulai menurun.

Dia mengatakan, kebijakan new normal dapat diterapkan bila jika masyarakat sudah dapat menjadikan protokol kesehatan sebagai suatu kebiasaan, dan bukan lagi hal yang dapat dipaksakan.

"Jika tren kepatuhan masyarakat sudah semakin baik, saat itulah kita sudah bisa masuk ke new normal," kata Rudy di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (28/7/2020).

Menurut dia, perkembangan penularan Covid-19 di Kota Makassar yang beberapa hari terakhir menunjukkan angka reproduksi efektif (Rt) di bawah satu. Namun bukan berarti aturan bisa dilonggarkan.

"Potensi terjadinya peningkatan kembali sangat mungkin terjadi jika kita longgarkan. Makanya kita harus lebih tegas dan hati-hati, khususnya didalam hal penerapan protokol kesehatan," ujar dia.

Rudy mengatakan, upaya pengendalian Covid-19 yang dilakukan saat ini cukup memberikan efek positif. Tapi hal ini dinilai menjadi sinyal agar pemerintah daerah (pemda) dan warga lebih disiplin.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal