Kerumunan Warga Sulit Dibubarkan saat Nonton Pencarian Ojol Tenggelam di Makassar

Muhammad Nur Bone ยท Senin, 30 Maret 2020 - 11:10 WIB
Kerumunan Warga Sulit Dibubarkan saat Nonton Pencarian Ojol Tenggelam di Makassar
Warga di sekitar Jembatan Barombong menonton pencarian ojol tenggelam. (Foto: iNews/M Nur Bone).

MAKASSAR, iNews.id - Sejumlah warga tampak sulit dibubarkan ketika sedang menonton proses pencarian korban tenggelam di Sungai Je'ne Barang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Petugas dari tim SAR gabungan pun terpaksa turun tangan menyisir kerumunan satu per satu.

Pantauan iNews, pembubaran ini melibatkan anggota TNI, kepolisian dan petugas damkar di TKP pencarian korban. Sebagian warga langsung membubarkan diri, dan ada juga yang masih bersikeras bertahan di lokasi tersebut.

"Ayok bubar, bisa kena virus corona kalau di sini. Pulang semua, nanti kalau kena tertular baru menyesal," kata petugas Babinsa Barombong, Serma Junaedi Syam, di TKP pencarian korban, Minggu (30/3/2020) malam.

Dia mengakui, banyak warga yang tidak paham bahaya penularan virus corona, serta cara mencegahnya dengan meminimalisasi jarak sosial antarwarga atau social distancing. Banyak dari warga yang berkerumun yakni anak-anak dan para lansia.

Petugas dari kepolisian dan Damkar Kota Makassar yang awalnya membantu pencarian, akhirnya turun tangan membantu Babinsa TNI yang awalnya bertugas sendirian membubarkan warga satu per satu.

"Warga yang tidak berkepentingan diharapkan kembali ke rumah. Jangan berkumpul di sini, berbahaya. Ayok bubar semua," ujar petugas lewat pengeras suara.

Meski begitu, masih ada warga yang pura-pura tidak mendengar imbauan petugas dan terus bertahan menonton proses pencarian. Namun petugas meminta mereka baik-baik untuk membubarkan diri hingga akhirnya lokasi bisa disterilisasi.

"Menontonnya di TV saja nanti," ujar seorang warga ikut membubarkan rekan-rekannya.

Sebelumnya korban atas nama Taufik (29), diduga melompat dari atas Jembatan Barombong. Pria yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol) ini diketahui bunuh diri karena memiliki masalah rumah tangga.

Namun hingga kini jasad warga asal Kecamatan Manggala, Kota Makassar ini belum juga ditemukan. Tim SAR gabungan dari unsur Basarnas, Kepolisian, TNI hingga Damkar diterjunkan untuk mencari korban.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal