Kasus DBD di Wajo Meningkat, Ada 77 Pasien Periode Januari hingga Awal Maret

Amnar Sengkang ยท Kamis, 12 Maret 2020 - 14:55 WITA
Kasus DBD di Wajo Meningkat, Ada 77 Pasien Periode Januari hingga Awal Maret
Pasien DBD di RSUD Lamadukelleng Sengkang. (Foto: iNews/Amnar).

SENGKANG, iNews.id - Sebanyak 77 orang di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), tercatat sebagai pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD Lamadukelleng Sengkang. Jumlah tersebut dinilai cukup tinggi dalam periode tiga bulan terakhir dari Januari - awal Maret 2020.

Direktur RSUD Lamadukelleng, Andi Ela Hafid mengatakan, bila melihat angkanya memang cukup tinggi. Tim surveilans rumah sakit menilai perlu adanya langkah antisipasi dari pemerintah daerah.

"Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar dilakukan fogging," kata Andi Ela di RSUD Lamadukelleng Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulsel, Kamis (12/3/2020).

Menurut dia, upaya tersebut perlu dilakukan segera agar daerahnya terhindar dari wabah DBD. Dengan cara ini diharapkan angka pasien DBD dapat berkurang nantinya.

Data dari rumah sakit, sejak Januari hingga awal Maret ini sudah ada 77 pasien DBD dan didominasi anak-anak. Sedangkan di tahun lalu periode yang sama, hanya ada 37 kasus DBD.

"Yang masih menjalani perawatan tinggal tujuh orang, dan satu yang dinyatakan positif," ujar dia.

Seorang keluarga pasien, Ade Irma Suryani mengatakan, anaknya sudah dua hari terakhir dirawat di rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan, dokter menyatakan, bocah tersebut terjangkit DBD.

"Di wilayah rumah saya juga ada yang kena kabarnya. Harapan kami ingin ada fogging dari pemerintah supaya tidak ada lagi yang terjangkit DBD," ujarnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal