Detik-Detik Longsor di Palopo Seret 5 Rumah hingga Jalur ke Toraja Putus

Jufri Tonapa, Okezone ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 23:20 WIB
Detik-Detik Longsor di Palopo Seret 5 Rumah hingga Jalur ke Toraja Putus
Warga berdoa di dekat rumah sebelum terseret longsor di Palopo, Sulsel. (Foto: istimewa)

PALOPPO, iNews.id – Lima rumah hilang terseret longsor yang terjadi di Kelurahan Battang Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (26/6/2020) sore.

Longsor besar tersebut juga mengakibatkan jalan antar Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara, dan Kota Palopo di Sulawesi Selatan tepatnya di Kilometer (Km) 23 putus hingga mengakibatkan arus lalu lintas maupun aktivitas warga lumpuh total.

Warga terpaksa harus mengungsi, mewaspadai longsor susulan. Puluhan pengendara sepeda motor maupun mobil dari Palopo maupun Toraja harus berbalik arah karena jalur poros itu tidak bisa dilewati.

Peristiwa longsor itu terekam video amatir warga. Dalam rekaman video yang beredar di WAG (WhatsApp Group), tampak tanah tiba-tiba bergerak perlahan. Sejumlah warga kemudian menyuruh warga lainnya yang berada di seberang jalan untuk menjauhi lokasi.

Longsor melanda Kota Palopo, Sulsel. Akibat kejadian itu, jalur ke Toraja putus dan sejumlah rumah amblas. (Foto: istimewa)
Longsor melanda Kota Palopo, Sulsel. Akibat kejadian itu, jalur ke Toraja putus dan sejumlah rumah amblas. (Foto: istimewa)

Tak lama kemudian, longsor besar langsung menyeret lima rumah warga menuruni bukit.

Sejumlah warga yang melihat kejadian itu histeris. "Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar," kata seorang warga dalam video.

Beruntung, saat kejadian penghuni rumah sudah mengungsi sehingga tidak ada korban jiwa.

Warga Battang Barat, Andi Aco mengatakan, kejadian longsor begitu cepat. Lima rumah warga tiba-tiba ikut terbawa longsor besar tersebut. Namun untuk korban jiwa sampai saat ini belum ada laporan resmi.

"Untuk sementara, ada lima rumah warga yang terbawah longsor, jalan putus total," kata Andi Aco.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Sulsel, Endro Yudo Walyono mengatakan, tim BPBD masih melakukan pendataan, serta melakukan assesment di lokasi kejadian, dan belum diketahui adanya korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Saat ini tim sudah bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pertolongan. Paling pokok adalah pertolongan pertama, yang terpenting jiwa dulu diselamatkan," ucapnya menambahkan.

Tanah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 16.46 WITA. Analisis sementara, bencana itu akibat curah hujan yang terus menerus sejak beberapa hari sehingga mengakibatkan keadaan tanah kurang stabil.

Tidak hanya itu, pekan lalu, juga terjadi tanah longsor di lokasi yang sama, namun tidak seberat yang terjadi pada hari ini yang sampai menimpa rumah warga. Dugaan tanah yang berada di perbukitan itu tidak mampu menahan laju air hingga terjadi longsor.

"Ada rumah hilang dan longsor itu juga berdampak pada rumah di sebelah kiri kanannya. Kemungkinan tanah yang berada di pegunungan itu terlalu berat menahan hingga terjadi longsor," katanya.

Sebelumnya, lima rumah di Palopo, Sulawesi Selatan rusak parah akibat permukaan tanah bergerak, Minggu (21/6/2020). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu rumah hancur.

Peristiwa ambruknya rumah itu terekam video amatir warga. Beruntung, saat kejadian penghuni rumah sudah mengungsi sehingga tidak ada korban jiwa.

Selain rumah, jalan poros Palopo-Toraja uga ikut hancur sepanjang 15 meter. Berikut video selengkapnya.


Editor : Kastolani Marzuki