Bocah SD di Sidrap Tewas usai Dicabuli dan Dianiaya Sales Alat Rumah Tangga di Toilet

Ichsan Anshari ยท Kamis, 13 Februari 2020 - 16:46 WIB
Bocah SD di Sidrap Tewas usai Dicabuli dan Dianiaya Sales Alat Rumah Tangga di Toilet
Keluarga korban menceritakan kronologi penemuan korban ditemukan tewas di toilet setelah dicabuli seorang sales di Kabupaten Parepare, Sulawesi Selatan, Kamis (13/2/2020). (Foto: iNews/Ichsan Anshari)

SIDRAP, iNews.id – Kejadian memilukan dialami seorang bocah laki-laki yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel). Anak berinisial AV (8) itu tewas diduga setelah dicabuli dan dianiaya oleh seorang laki-laki, sales peralatan rumah tangga.

Korban AV ditemukan tewas di bak mandi toilet rumahnya di Kampung Kamirie, Desa Mattirotasi, Kecamatan Wattangpulu, Kabupaten Sidrap, Rabu (12/2/2020). Sementara pelaku bernama Aviors Christoper, langsung kabur.

Menurut keterangan salah satu keluarga korban, Herawati, pelaku melakukan aksi bejatnya sesaat setelah menawarkan produk rumah tangga kepada keluarga korban. Mereka tidak berminat dengan produk tersebut.

Meski penawarannya ditolak, pelaku masih bertahan di rumah korban. Dia lalu tiba-tiba meminta izin untuk buang air ke toilet. Korban kemudian mengantarkan pelaku ke kamar mandi.

Karena korban dan pelaku tidak juga muncul, kakak korban pun curiga. Dia kemudian memeriksa ke kamar mandi. Dia pun syok menemukan adiknya sudah tidak bernyawa di bak mandi. Sementara sales rumah tangga itu sudah tidak ada di sana.

Keluarga menduga kuat AV disodomi dan dianiaya oleh sales peralatan rumah tangga bernama Aviors Christoper di kamar mandi rumah. Setelah diantarkan ke toilet oleh korban, pelaku pun menjalankan aksinya dengan rapi. Selama di kamar mandi, keluarga tidak mendengar suara apa-apa hingga pelaku meninggalkan rumah itu.

“Memang kakaknya sempat mendengar si pelaku itu bilang, dek, tolong nyalakan air. Mungkin saat itu, dia sudah beraksi di WC. Pelaku asli betul-betul pintar supaya tindakannyan tidak diketahui karena kami tidak mendengar suara,“ kata Herawati, Kamis (13/2/2020).

Saat ini, korban AV sudah dimakamkan di TPU Kecamatan Wattangpulu, Kabupaten Sidrap. Kasus itu telah dilaporkan ke kepolisian setempat. Keluarga yang masih berduka berharap agar pelaku diberi hukuman yang setimpal. “Kami minta pelaku dihukum seumur hidup,” kata Herawati.

Kasat Reskrim Polres Sidrap AKBP Benny Pornika menjelaskan, pelaku pencabulan itu telah ditangkap. Dari pemeriksaan polisi, pelaku mengakui perbuatannya mencabuli korban hingga tewas di toilet rumah. Saat ini, pelaku masih diperiksa intensif di Mapolres Sidrap.


Editor : Maria Christina