Bikin Kesal, Jambret Ponsel di Rumah Sakit Makassar Selalu Bohongi Polisi

Leo Muhammad Nur ยท Senin, 20 Januari 2020 - 13:30:00 WITA
Bikin Kesal, Jambret Ponsel di Rumah Sakit Makassar Selalu Bohongi Polisi
Polisi tangkap jambret spesialis ponsel di rumah sakit. (Foto: iNews/Leo M Nur)

MAKASSAR, iNews.id - Aksi terduga jambret yang berulang kali beraksi di Rumah Sakit Ibnu Sina Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), M Fakri Fajrin (20), benar-benar bikin kesal polisi. Sebab, dia berkali-kali berusaha membohongi anggota yang sedang mengembangkan kasusnya.

Pantauan iNews, sejumlah anggota dari Resmob Polsek Panakkukang mengajak pelaku Fakri mengumpulkan barang bukti ponsel yang telah dicurinya. Dia mengaku, ada lima ponsel hasil curian yang belum sempat dijual, namun disimpannya di berbagai tempat.

Mula-mula, dia membawa petugas ke rumah kedua orang tuanya, Jalan Pampang I, Kecamatan Panakkukang. Fakri mengatakan, menyimpan satu ponsel di laci warung makan milik ibunya, namun setibanya di sana, polisi tidak menemukan barang bukti apa-apa.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Jambret Spesialis Ponsel di Makassar, Incaran Pelaku Keluarga Pasien Rumah Sakit

"Anak ini sudah lama saya usir. Dia tidak pernah pulang ke rumah, bagaimana bisa dia taruh ponselnya di laci warung saya," kata Ibu pelaku ke polisi, Senin (20/1/2020).

Selain itu, dia juga melihat kondisi kedua orang tuanya dalam kondisi sehat. Padahal Fakri mengaku ke polisi sedang butuh uang untuk biaya pengobatan sang ayah yang sakit keras.

Sudah ketahuan berbohong, polisi kemudian meminta Fakri berterus terang mengenai lokasi dirinya menyimpan ponsel sebagai barang bukti petugas. Dia pun membawa para anggota Polsek Panakkukang ini ke sebuah rumah kos yang ditempati pelaku, dekat dengan rumah orang tuanya.

BACA JUGA: Berbekal Rompi SWAT, Jambret di Makassar Mengaku Polisi dan Rampas Ponsel Pelajar

Dia mengaku, menitipkan ponsel kepada ibu kos karena tak mampu membayar uang sewa tempat tinggal sebagai jaminan. Kepada polisi, Fakri menyebut ada lima unit ponsel, namun faktanya hanya ada dua unit yang dipegang oleh ibu kos tersebut, selebihnya tak diketahui.

"Memang berbohong terus anak ini dari tadi," kata seorang anggota polisi kepada pelaku.

Dantim Resmob Polsek Panakukkang, Bripka Dzul Qadri mengatakan, pelaku memang seorang residivis kasus pencurian beberapa waktu lalu di Makassar. Dari hasil pengembangan ini, petugas mendapatkan beberapa ponsel diduga barang curian.

"Ada beberapa ponsel yang sudah kami amankan dalam pengembangan ini," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Follow Berita iNewsSulsel di Google News

Bagikan Artikel: