Polisi Tangkap Jambret Spesialis Ponsel di Makassar, Incaran Pelaku Keluarga Pasien Rumah Sakit

Sindonews, Faisal Mustafa ยท Senin, 20 Januari 2020 - 10:15 WIB
Polisi Tangkap Jambret Spesialis Ponsel di Makassar, Incaran Pelaku Keluarga Pasien Rumah Sakit
Jambret di rumah sakit diamankan polisi beserta barang buktinya. (Foto: Sindonews).

MAKASSAR, iNews.id - Polisi menangkap seorang terduga jambret yang berulang kali beraksi di Rumah Sakit Ibnu Sina Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku diamankan setelah ada laporan dari keluarga pasien yang mengaku kehilangan ponsel saat menjaga keluarga sakit.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Jamal Fathur Rakhman mengatakan, pelaku atas nama M Fakri Fajrin (20), warga Jalan Pampang I, Kecamatan Panakkukang. Dia diamankan di kediamannya pada Minggu (19/1/2020) kemarin.

"Polisi mendapat laporan dari keluarga pasien yang kehilangan ponsel di rumah sakit," kata Jamal saat dikonfirmasi di Kota Makassar, Senin (20/1/2020).

BACA JUGA: Berbekal Rompi SWAT, Jambret di Makassar Mengaku Polisi dan Rampas Ponsel Pelajar

Polisi yang menerima laporan tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian. Kemudian, petugas melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar TKP.

Setelah mendapat identitas pelaku, tim mendapat informasi bahwa pelaku Fakri terpantau sedang ada di sekitar rumahnya. Polisi langsung menuju ke tempat tinggal pelaku dan menangkapnya beserta barang bukti ponsel hasil curian.

"Alhamdulillah berhasil diamankan berikut barang bukti, yakni ponsel milik korban," ujar dia.

Menurut Jamal, dalam melancarkan aksinya, Fakri memang mengincar korban yang sedang terlelap. Ketika dia melihat korban tak sengaja membiarkan ponsel atau barang berharga korban tergeletak, pelaku pun merampasnya dan kabur.

Hasil pendalaman, Fakri mengaku bukan hanya sekali ini melakukan aksi pencurian. Informasi dari petugas, dia diduga sudah sering beraksi di sekitaran rumah sakit dengan modus serupa.

"Informasi dari anggota sudah delapan kali. Lokasinya di RS Ibnu Sina," ujarnya.

BACA JUGA: Masih di Bawah Umur, Pelaku Begal di Palopo Ternyata Pencuri Kelas Kakap

Usai merampas ponsel korban, Fakri kemudian menjual hasil kejahatanya melalui media sosial Facebook. Uangnya digunakan untuk berfoya-foya. Dia bahkan memakai uang tersebut untuk membeli dan mengonsumsi narkoba.

Kini, untuk mendalami dugaan penyalahgunaan narkoba pelaku diserahkan ke Satreskoba Polrestabes Makassar. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman tujuh tahun penjara sesuai pasal 363 KUHPidana.

Sementara jika terbukti mengkonsumsi sabu, Fakri terancam hukuman minimal lima tahun kurungan penjara, sesuai pasal 114 ayat sub 112 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal