Ada Gadis Dihamili Bapak Kandung, Warga Pinrang Takut Kampung Kena Musibah

Ichsan Anshari ยท Rabu, 30 September 2020 - 12:15 WITA
Ada Gadis Dihamili Bapak Kandung, Warga Pinrang Takut Kampung Kena Musibah
Imam masjid yang jadi korban penganiayaan, Asgan. (Foto: iNews/Ichsan Anshari).

PINRANG, iNews.id - Warga di Desa Kallabangan, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) mencari solusi menikahkan pria beristri dengan gadis yang hamil tua karena dicabuli bapak kandungnya. Sebab mereka khawatir kampung mereka terkena musibah.

Pernikahan antara pria bernama Ahyar (55) terhadap korban pencabulan ini pun berujung kasus penganiayaan terhadap seorang imam masjid, Asgan (47). Dia dipukul oleh istri Ahyar, Fitri (30), karena menggelar ijab kabul tanpa sepengetahuannya.

"Kita nikahkan Ahyar ini sama gadis ini untuk menutupi aib kampung, supaya tidak kena musibah, apalagi dia sudah hamil tua," kata Asgan yang menjadi korban penganiayaan tersangka Fitri di Kabupaten Pinrang, Sulsel, Rabu (30/9/2020).

Selain itu tujuannya bersama warga lain menikahkan keduanya bukan agar mereka bisa tinggal bersama seperti pasangan suami istri. Namun hanya untuk melindungi gadis korban pencabulan, agar sang anak yang lahir nanti berstatus memiliki bapak.

Menurut dia, gadis yang dinikahi suami tersangka ini merupakan korban pencabulan bapak kandung. Mirisnya pelaku malah kabur ke Kalimantan Timur (Kaltim) begitu tahu anaknya hamil.

Sebelumnya seorang ibu rumah tangga, Fitri (30) menganiaya Asgan saat sedang memimpin salat berjemaah. Motif pelaku karena kesal, korban menikahkan sang suami dengan seorang gadis kampung tanpa sepengetahuannya.

Polisi telah menetapkan Fitri sebagai tersangka kasus penganiayaan tersebut. Dia kini diamankan di Mapolres Pinrang untuk menjalani proses hukum.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal