Abrasi Ancam Permukiman di Pulau Terluar Pangkep, Warga Mulai Mengungsi

Herman Kambuna ยท Rabu, 07 April 2021 - 19:04:00 WITA
Abrasi Ancam Permukiman di Pulau Terluar Pangkep, Warga Mulai Mengungsi
Sejumlah rumah warga di Dusun Sumanga, Desa Balo-Baloang, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), rusak karena abrasi. (Foto: Okezone/Herman Kambuna)

MAKASSAR, iNews.id - Cuaca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir menyebabkan abrasi di kepulauan terluar Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sejumlah rumah warga di Dusun Sumanga, Desa Balo-Baloang, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), rusak.

Abrasi atau pengikisan pantai yang diakibatkan oleh tenaga gelombang laut dan arus laut itu membuat air laut masuk ke permukiman warga. Bahkan, ombak masuk sampai ke rumah warga yang berada di bibir pantai.

"Info dari pak dusun, rumahnya terendam air. Ombak langsung masuk ke rumah-rumah warga di Dusun Sumanga. Air laut menggenangi permukiman warga," kata Kepala Desa Pulau Balo-Baloang Ardiansah.

Ardiansah mengatakan, Dusun Sumanga, Desa Balo-Baloang, dihuni sebanyak 1.024 jiwa dengan 318 kepala keluarga. Beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan pada dinding dan roboh akibat diterjang ombak.

"Bahkan sudah ada (rumah) yang sempat roboh karena abrasi," ungkap Ardiansah.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2