5 Remaja di Makassar Diamankan Polisi karena Memiliki Badik dan Busur Panah

Muhammad Nur Bone ยท Senin, 24 Februari 2020 - 12:49 WITA
5 Remaja di Makassar Diamankan Polisi karena Memiliki Badik dan Busur Panah
Tiga dari lima remaja (tiga dari kiri) yang ditangkap polisi di Makassar karena kepemilikan badik dan anak panah. (Foto: iNews/Muhammad Nur Bone)

MAKASSAR, iNews.id - Maraknya perang antardua kelompok remaja Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) membuat polisi gencar melakukan razia dan patroli. Setidaknya lima remaja di Makassar, ditangkap polisi dengan barang bukti anak panah serta pelontar, dan juga badik.

Dari hasil interogasi polisi, dua di antaranya lima remaja tersebut merupakan pembuat dan penjual panah. Semuanya digelandang Posko Resmob Polsek Panakkukang untuk dilakukan proses interogasi lebih lanjut.

Kelimanya ditangkap di saat petugas melakukan patroli di Jalan Barawaja, Kota Makassar. Saat diperiksa, awalnya polisi tidak menemukan senjata tajam di tubuh mereka.

Tak menyerah, polisi lalu menyisir sejumlah tempat dan menemukan beberapa anak panah dan sebuah pelontar yang disembunyikan di atas meja yang tertutup seng.

Awalnya, remaja tersebut tidak mengakui jika senjata tersebut milik mereka. Namun setelah diinterogasi lebih mendalam, mereka akhirnya mengakui.

Sebilah badik juga ditemukan dalam tas milik salah satu di antara mereka. Pemilik badik mengaku sengaja membawa senjata tajam untuk jaga diri.

Salah satu remaja, FR mengatakan jika anak panah tersebut merupakan hasil buatan mereka dan akan dijual ke pelaku tawuran. Per batang anak panah dihargai Rp5.000. Selain itu, anak panah tersebut juga dibuat untuk mempertahankan diri jika sewaktu-waktu diserang oleh musuh.

“Saya belajar dari melihat orang lain, saya sudah bikin 10 batang,” kata FR, Minggu (23/2/2020). 

Kini, kelima remaja berada di Mapolsek Panakkukang, Makassar untuk proses hukum lebih lanjut.


Editor : Umaya Khusniah