Video penyerangan kemudian tersebar di media sosial. Polisi menduga para pelaku mencari lawan sebelum menyerang dengan menggunakan busur panah.
Kasat Reskrim Polresta Gowa, AKP Muhalis Hairuddin mengatakan, polisi masih menyelidiki identitas serta kelompok para pelaku. Petugas juga mendalami rekaman CCTV untuk mengungkap rangkaian kejadian tersebut.
"Ada kurang lebih lima motor yang berboncengan, jadi kurang lebih ada 10 orang. Pelaku rata-rata membawa senjata tajam," ujar AKP Muhalis.
Aksi penyerangan itu telah dilaporkan kepada Polresta Gowa. Warga turut menyerahkan video yang beredar di media sosial dan rekaman CCTV sebagai bahan penyelidikan polisi.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait