Kasus pengancaman parang Makassar di Jalan Manuruki menewaskan pria 55 tahun usai dikejar pelaku yang merupakan kakak iparnya. (Foto: Ist)

MAKASSAR, iNews.id – Nasib tragis menimpa Sultan Said (55) warga Kelurahan Manuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dia meninggal dunia usai terjatuh saat dikejar dan diancam senjata tajam jenis parang oleh kakak ipar.

Peristiwa tragis ini sontak menggegerkan warga sekitar karena melibatkan hubungan keluarga dekat.

Informasi diperoleh, kronologi pengancaman bermula saat korban dan pelaku Hasjaya (51) terlibat cekcok. Pelaku sempat mengejar korban sambil mengacungkan parang.

Akibatnya, korban yang panik kemudian berusaha lari untuk menyelamatkan diri.

“Pelaku sempat mengejar korban sambil mengancam menggunakan parang. Korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari, namun terjatuh dan pingsan,” ujar istri korban, Nurbaya dikutip dari iNews Celebes, Sabtu (21/3/2026).

Korban kemudian dilarikan ke RS Haji Makassar, namun nyawanya tidak tertolong. Polisi menduga kematian korban tidak hanya dipicu insiden pengejaran, tetapi juga berkaitan dengan riwayat penyakit jantung yang dimilikinya.

Kondisi fisik korban diduga tidak kuat saat berlari menghindari ancaman hingga akhirnya terjatuh dan kehilangan kesadaran.

Menerima laporan warga, personel Polsek Tamalate Polrestabes Makassar langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Namun saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku telah melarikan diri menggunakan motor.

Untuk mengantisipasi potensi konflik lanjutan, polisi juga mengevakuasi keluarga pelaku ke Mapolsek Tamalate guna mencegah aksi balasan dari pihak keluarga korban.


Editor : Donald Karouw

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network