Dua pemuda diduga mengeroyok pria di SPBU Barru hingga terluka, lalu kabur dan ditangkap polisi setelah dikejar sampai Maros. (Foto: CCTV).

Dia menjelaskan, persoalan tersebut bermula ketika handphone (HP) milik teman perempuan salah satu terduga pelaku yang pernah berpacaran dengan korban diduga diambil korban. Persoalan itu kemudian berkembang menjadi perselisihan hingga terjadi pengeroyokan di kawasan SPBU.

"Motif awalnya, teman perempuan pelaku pernah berpacaran dengan korban. HP teman perempuan pelaku diambil oleh korban sehingga mereka mendatangi rumah korban untuk mengambil kembali HP tersebut. Namun, di tempat itu terjadi percekcokan," katanya.

Perselisihan tersebut kembali berlanjut setelah korban diduga mengejar para terduga pelaku bersama mantan pacarnya. Mereka kemudian bertemu di kawasan SPBU dan terjadi penganiayaan secara bersama-sama.

"Ada juga yang menggunakan senjata tajam berupa badik dan parang. Untuk saat ini, yang diduga sebagai pelaku dan dilakukan penahanan ada dua orang," ucapnya.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek sekitar lima sentimeter pada lengan kanan. Korban juga mengalami luka robek dan luka tusuk di bagian dada kiri dan masih menjalani perawatan di rumah sakit di Kabupaten Barru.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya satu bilah parang beserta sarungnya, dua bilah badik, dan dua unit sepeda motor.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami motif serta peran masing-masing terduga pelaku. Keduanya kini diamankan di Polres Barru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network